AKURAT.CO, Misbakhun mengatakan,Kebijakan pemerintah yang sedang mengikuti tren pertumbuhan yang sedang naik. karena saat ini pemerintah sangat mengantisipasi berita yang serba tidak menentu.meski perkiraan hanya tumbuh sekitar 5,3 persen,pada target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 yang akan datang. namun jumlah volume nya cukup besar, sehingga dia mengapresiasi program pemerintah lebih prioritas untuk kepentingan rakyat indonesia.
" Pertumbuhannya cuma 5,3% tetapi volumenya sangat berat, yakni Rp 2.439,7 triliun, ini jumlah volume yang sangat besar, yang artinya pemerintah tidak ada yang dikurangi, dana desa naik, buat belanja transfer daerah naik, target perpajakan naik dan sebagainya artinya, pemerintah memiliki ruang fiskal yang sangat besar," ujarnya di Jakarta (17/8).
Anggota komisi XI ini juga menegaskan bahwa, program pemerintah yang pro rakyat menjadi sebuah hadiah tersendiri dari kepemerintahan Joko Widodo-JK di Hut RI ke 73 tahun ini. meski pemerintah memang terlihat sangat konservatif, tetapi di dalamnya penuh dengan program-program berisi pendorong untuk pembangunan yang berkesinambungan. Mulai dari Program Keluarga Harapan hingga Jaminan Kesehatan Nasional.
Sementara terkait Bansos yang telah berjalan semua ini di lakukan untuk mengatasi kesenjangan, sekitar 40% masyarakat kalangan bawah yang mendapatkan Fasilitas ini,jika tahun lalu 10% dari PDB dan sekarang 15%. atau sebanyak RP 2.439,7 triliun. jika di dilah dari sudut pertumbuhan nya memang Pertumbuhan GDP-nya. yang artinya pemerintah melakukan belanja-belanja untuk embantali masyarakat lapisan baawah, dalam perkataan nya.
sumber:akurat.co













