Laki-laki yang Lahir di era komunisme yang kaku membuat
Jack terbiasa dengan kehidupan keras.Jack Ma berasal dari keluarga musisi dan
pencerita di Hangzhou, Tiongkok. Ia pernah merasakan hidup pahit di masa
Revolusi Kebudayaan dan mengalami berbagai kegagalan, namun Ma bangkit dan
membangun situs Alibaba, dan kini menjadi orang terkaya kedua di negerinya.
Jack hidup normal
sebagaimana anak-anak lain di Hangzhou, sekitar 250 kilometer di sebelah barat
Shanghai. Hangzhou pun dikenal sebagai kota kebudayaan dengan kehadiran turis
asing.
"Saya menjalani hidup yang pahit, saya juga bukan
dari keluarga yang berada dan berkuasa," ujar Jack seperti yang dilansir
dari CNN Money, Minggu (9/9).
mengatakan kepada CNN Money bahwa kehidupan ia sudah
seperti Film-Film di Hollywood.
Saat memasuki sekolah, di bangku SD sampai SMA, Jack
perlu berkali-kali tes kelulusan karena tidak hebat secara akademis. Pernah
gagal masuk universitas ternama, ia kuliah setara program D-3 di Sastra Inggris
Hangzhou Normal University, lulus tahun 1988.
”Ini universitas berkualitas kelas tiga atau empat secara
nasional,” ujar Ma.
Ketika KFC membuka cabang di Hangzhou, Jack melamar. Dari
24 pelamar, hanya dia yang gagal. Ia juga kandas menjadi polisi.
”Kegagalan menjadi bagian perjalanan hidup saya,” ujar
Ma.
Jack mengajar dan membuka kursus bahasa Inggris di
Hangzhou, dimana para murid senang dengan cara Jack mengajar.
Semasa kuliah, ia memperdalam kemampuan berbahasa Inggris
sebagai pemandu gratis bagi turis. Dengan sepeda, ia menghampiri hotel yang
ramai turis untuk mempraktikkan ilmunya.
Dari peran ini, Jack memiliki sahabat pena yang kesulitan
melafalkan nama Ma Yun sehingga kemudian memanggilnya ”Jack”.
Kemampuan bahasa Inggris memberi Jack kesempatan
berkunjung ke Amerika Serikat di tahun 1995, untuk membantu mengumpulkan utang
yang dimiliki seorang pengusaha Amerika kepada perusahaan China.
Namun paitnya Ma mengatakan bahwa pria tersebut memiliki
pistol dan menahannya di sebuah rumah Malibu selama dua hari. Kemudian ia
melarikan diri setelah menjanjikan pengusaha tersebut akan menjadi mitra dalam
usaha internet.
Setelah itu Ma kembali ke China, di mana internet masih
belum diketahui.
"Pada hari kami terhubung ke web, saya mengundang
teman-teman dan orang-orang TV ke rumah saya, Kami bercengkrama selama tiga
setengah jam membahas Internet tersebut, kami minum, menonton TV dan bermain
kartu, melalui itu saya sangat bangga. Saya membuktikan internet itu ada,"
ujar Ma.
Kemudian Jack bekerja di kementerian luar negeri dengan
menawarkan jasa pemasaran produk Tiongkok lewat internet. Bukan tipe pegawai
negeri dengan birokrasi berbelit-belit, ia pun mundur dari pemerintahan.
Membangun Alibaba
Kemudian ia meminjam beberapa ribu dolar untuk
meluncurkan China Pages, salah satu situs komersial pertama di negara itu.
Namun pada waktu itu usaha dia gagal, menghiraukan
kegagalan, Ma kemudian mengumpulkan sekitar USD60.000 dari teman dan investor
untuk mendirikan Alibaba.com sebagai pasar bisnis-ke-bisnis pada tahun 1999.
Yang pada akhirnya menarik dukungan dari raksasa seperti
Goldman Sachs (GS) dan SoftBank (SFTBF). Perusahaan yang selamat dari
kecelakaan dot-com pada tahun 2000, dan beberapa tahun kemudian Alibaba mulai
menghasilkan keuntungan.
Ma menegaskan bahwa Inspirasi ia membangun Alibaba
berasal dari situs toko online terbesar di dunia, Amazon, Belajar dari situs
lelang e-Bay, ia mendirikan Taobao. Pengaruh Google menginspirasinya menciptakan
mesin pencari berbahasa Mandarin.
Jack menawarkan jasa Alibaba kepada perusahaan mapan
untuk jual beli produk, tetapi malah ditertawakan. Ia lantas menengok banyak
perusahaan skala menengah dan kecil yang tidak punya berkesempatan mengikuti
pameran internasional. Kalangan ini menyambut Jack meski awalnya semua jasa
gratis.
Situs Alibaba diam-diam membuat banyak orang beruntung
”Saya pernah makan di sebuah restoran di AS. Tiba saat
membayar, saya diberi tahu petugas restoran, saya telah dibayari sebuah perusahaan
yang berhasil menjual produk karena Alibaba," ujar salah satu Karyawan
Alibaba.
Kemudian tahun semakin berganti hingga saat ini, Alibaba
berhasil mengumpulkan jutaan lebih banyak pelanggan dan dikreditkan dengan
membantu mengubah masyarakat China dengan memberi akses kepada orang-orang
kelas pekerja ke perdagangan online dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Pengunduran diri Jack Ma sebelumnya pernah dilakukan
Ma, yang mempunyai kekayaan bernilai sekitar USD 40
miliar, tetap menjadi wajah Alibaba. Akan tetapi dia mulai secara bertahap
melepaskan kendali atas perusahaan bertahun-tahun yang lalu. Dikatakan bahwa ia
mengundurkan diri sebagai CEO pada tahun 2013 lalu, mempertahankan peran
sebagai ketua eksekutif. Daniel Zhang adalah CEO saat ini.
Akan tetapi menurut Clark seorang biografer, mengatakan
bahwa ia tidak berpikir Ma akan sepenuhnya memutuskan hubungan dengan
perusahaan.
"Seperti yang diketahui, Jack memiliki saham sekitar
6% di Alibaba dimana ia bisa memilih dan memberhentikan Dewan, jadi ya menurut
saya ia benar benar tidak akan memutus koneksi terhadap perusahaannya,"
ujar Clark seorang penulis Autobiografi kepada CNN.
Ma mengatakan kepada Bloomberg TV bahwa awal pekan ini ia
ingin kembali mengajar bahasa Inggris suatu hari nanti.
"Menurut saya mengajar merupakan hal yang cocok bagi
saya ketimbang saya menjadi CEO Alibaba," ujar Jack Ma.
Ma juga mengatakan ia ingin mengikuti jejak pendiri
Microsoft dan sesama miliarder Bill Gates, yang telah berjanji untuk memberikan
setidaknya setengah dari kekayaannya selama masa hidupnya.
Dia berencana untuk fokus pada Jack Ma Foundation, yang
dibentuk pada tahun 2014 lalu, yang merupakan sebuah badan amal yang
didedikasikan untuk meningkatkan pendidikan, lingkungan dan kesehatan
masyarakat.
Sumber;akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar