follow me..


   

Indonesia Idol Junior

5 potret gadis cantik Asal Medan ; Nashwa Zahira

Guru Asal Michgan

Potret Ibu Guru Cantik yang Menyukai Traveling Saat Liburan Sekolah

Akhirnya Obama berbicara soal Donald Trump

Presiden Barack Obama akhirnya berbicara

Kehadiran Jokowi di sambut Resmi;Istana Changdeok korea selatan

Kunjungan Presiden jokowi ke istana Changdeok

Kisah Perjalanan Hidup dan Dinasti Bisnis;Jack Ma

perjalanan Hidup yang di alami Jack Ma

Kamis, 27 September 2018

Dorong Percepatan Penanganan Kasus Century, MAKI Serahkan Data Baru






 Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI)  yang di koordinatori Boyamin Saiman bersama putri mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Bdi Mulya, Nadia Mulya akan menyerahkan bukti-bukti kasus yang sempat tenggalam paska tahun 2014 lalu.

MAKI kembali mengajukan Permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus Century dengan Termohon KPK, karena tidak kunjung menetapkan Boediono sebagai tersangka, Jumat (15/9) |

"Rabu (19/9) siang, kami akan datangi kembali KPKguna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century," kata Boyamin Saiman kepada Antara di Jakarta, Selasa (18/9) malam.

Bukti tersebut perlu diserahkan kepada KPK, kepentingan bagi MAKI adalah untuk memperkuat praperadilan yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat.


MAKI mempraperadilankan kembali KPK karena amar putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menyatakan memerintahkan termohon (KPK) untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

"Dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, (sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama Terdakwa Budi Mulya) atau melimpahkannya  kepada Kepolisian dan atau Kejaksaan untuk dilanjutkan dengan Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," katanya.


Namun kenyataannya sampai saat ini KPK belum melakukan penyidikan dan menetapkan tersangkasehingga haruslah dimaknai KPK melawan perintah Putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel.


Sumber: akurat.co

Ketua DPR Mendesak KPK Selesaikan Kasus Century



Kasus dugaan korupsi  Bank Century bermula dari permasalahan sistemik mengenai likuiditas bank yang kini sudah dua kali berganti nama itu. Permasalahan likuiditas Century mencuat pada 2008.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah  menanggapi polemik artikel media asing AsiaSentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang.

Ketua DPR ini juga meminta KPK untuk segera menyelesaikan skandal  kasus Bank Century. Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.

Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPKuntuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung.

"Jangan sampai ini (kasus Bank Century) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tutupnya.

Bamsoet juga  sangat mendukung niatan SBY yang   ingin menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum."Kita mendukung langkah SBY menarik ini ke ranah hukum," ucap Bamsoet di gedung DPR.

Sumber: akurat.co

Ungkit Lagi Kasus Bank Century, Bamsoet Cs Desak KPK







Polemik  yang sedang panas di dunia politik dalam artikel media asing Asia Sentinel perihal  skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal Bank Century. Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bambang telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan yang melanggar hukum.

Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak  dari KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung.

"Jangan sampai ini (kasus Bank Century) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," ujarnya.

Karenanya, Ketua DPR Bambang Soesatyo  juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.

 "Kita mendukung langkah SBY menarik ini ke ranah hukum," ucap Bamsoet di gedung DPR.

Bamsoet sebagai pimpinan DPR mendorong Komisi III DPR agar KPK melakukan langkah-langkah menyelesaikan kasus tersebut agar segera tuntas.

Sumber: akurat.co






Jumat, 21 September 2018

MAKI Memberi Bukti Baru Untuk KPK





Kasus Bank Century tampaknya akan menemui tahap baru. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman bersama putri mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Bdi Mulya, Nadia Mulya akan menyerahkan bukti-bukti kasus yang sempat tenggalam paska tahun 2014 lalu.




MAKI kembali mengajukan Permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus Century dengan Termohon KPK, karena tidak kunjung menetapkan Boediono sebagai tersangka, Jumat (15/9) |
"Rabu (19/9) siang, kami akan datangi kembali KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century," kata Boyamin Saiman kepada Antara di Jakarta, Selasa (18/9) malam.

Bukti tersebut perlu diserahkan kepada KPK, kepentingan bagi MAKI adalah untuk memperkuat praperadilan yang sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat.


MAKI mempraperadilankan kembali KPK karena amar putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menyatakan memerintahkan termohon (KPK) untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

"Dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, (sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama Terdakwa Budi Mulya) atau melimpahkannya kepada Kepolisian dan atau Kejaksaan untuk dilanjutkan dengan Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," katanya. 
Namun kenyataannya sampai saat ini KPK belum melakukan penyidikan dan menetapkan tersangkasehingga haruslah dimaknai KPK melawan perintah Putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel.


Sumber: akurat.co

Setya Novanto akan Ungkap Jelas Kasus century di KPK






Mantan Ketua umum  Golkar, Setya Novanto tiba-tiba mengaku memiliki data akurat mengenai kasus korupsi dana talangan soal Bank Century. Atas pengakuannya Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto  secepat nya  akan  mengungkap secara detail dan sejelas-jelasnya terkait keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo BambangYudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank Century yang telah merugikan negara triliunan rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Setya Novanto saat menjawab pertanyaan awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century.

"Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," kata Novanto (sapaan akrab Setya Novanto) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). 
Novanto  menjelaskan kasus bailout bank Century itu  memang terjadi pada saat Pemerintahan SBY, yang telah melibatkan banyak pihak. Maka dari itu harus ada tersangka lain dalam kasus tersebut selain terpidana Budi Mulya.

"Ya (ada) keterlibatan (pihak lain) hampir tentunya KKSK juga ada," ucapnya.

Keterlibatan SBY itu menurut Novanto, dikarenakan kebijakan tersebut diputuskan berdasarkan izin dan sepengetahuan Presiden RI ke-6 dengan memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia kala itu.



"Saat itu jaman SBY dan sekretaris Raden Pardede dan ibu menteri keuangan. Dan itu emang ada dan dipisahkan antara kebijakan yang (diputuskan) pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, uang itu dikeluarkan. Nah itu kuncinya disitu," tegas Novanto.

Bahkan ia pun sangat heran dan aneh, KPK tidak kunjung menetapkan tersangka baru dalam kasus Century, karena berdasarkan urutan nama-nama yang terlibat sudah ketahuan. Dan hal tersebut bisa diungkap pelaku lain yang terlibat dalam kasus Century.

"Ini kan sebenarnya urutannya sudah kelihatan. Sebenarnya bisa diungkap secepat mungkin," tukasnya.

"Novanto juga mengaku siap memberikan bantuan kepada KPK apabila menemukan kesulitan dalam mengungkap pelaku lain dalam kasus Century.

"Saya yakin KPK bisa cepat dengan bantuan kami. Apalagi  waktu itu saya sangat kooperatif dan berkoordinasi sampai itu selesai," tegas Novanto.

"Ya tentunya saya punya data dan fakta akurat yang bisa saya berikan," tambah dia.

Diketahui, hingga sampai saat ini KPK tak kunjung menetapkan tersangka baru dalam kasus Century setelah adanya putusan terhadap terdakwa Budi Mulyab atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

Padahal dalam dakwaan Budi Mulya itu bersama-sama Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama terdakwa Budi Mulya.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan hasil kajian terkait kasus korupsi dalam pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century.


sumber: akurat.co

Kasus Century, Novanto: Saya Akan Ungkap di KPK





Atas pengakuannya Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, ia berjanji  secepat nya  akan  mengungkap secara detail dan sejelas-jelasnya terkait keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank Century yang telah merugikan negara triliunan rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Setya Novanto saat menjawab pertanyaan awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century.

"Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," kata Novanto (sapaan akrab Setya Novanto) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9).

Napi  korupsi proyek e-KTP itu meyakini mempunyai data yang kuat dan akurat terkait pihak-pihak yang terlibat dalam kasus Century tersebut. Sebab pada saat itu Novanto sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah anggota Fraksi Partai Golkar, Idrus Marham.

 "(Saya yakin) sangat kuat (datanya)," ujarnya dengan singkat.

Novanto  menjelaskan kasus bailout bank Century itu  memang terjadi pada saat Pemerintahan SBY, yang telah melibatkan banyak pihak. Maka dari itu harus ada tersangka lain dalam kasus tersebut selain terpidana Budi Mulya.

"Ya (ada) keterlibatan (pihak lain) hampir tentunya KKSK juga ada," ucapnya.

Keterlibatan SBY itu menurut Novanto, dikarenakan kebijakan tersebut diputuskan berdasarkan izin dan sepengetahuan Presiden RI ke-6 dengan memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia kala itu.

"Saat itu jaman SBY dan sekretaris Raden Pardede dan ibu menteri keuangan. Dan itu emang ada dan dipisahkan antara kebijakan yang (diputuskan) pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, uang itu dikeluarkan. Nah itu kuncinya disitu," tegas Novanto.


Bahkan ia pun sangat heran dan aneh, KPK tidak kunjung menetapkan tersangka baru dalam kasus Century, karena berdasarkan urutan nama-nama yang terlibat sudah ketahuan. Dan hal tersebut bisa diungkap pelaku lain yang terlibat dalam kasus Century.

"Ini kan sebenarnya urutannya sudah kelihatan. Sebenarnya bisa diungkap secepat mungkin," tukasnya.

"Novanto juga mengaku siap memberikan bantuan kepada KPK apabila menemukan kesulitan dalam mengungkap pelaku lain dalam kasus Century.

"Saya yakin KPK bisa cepat dengan bantuan kami. Apalagi  waktu itu saya sangat kooperatif dan berkoordinasi sampai itu selesai," tegas Novanto.

"Ya tentunya saya punya data dan fakta akurat yang bisa saya berikan," tambah dia.

Diketahui, hingga sampai saat ini KPK tak kunjung menetapkan tersangka baru dalam kasus Century setelah adanya putusan terhadap terdakwa Budi Mulyab atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

Padahal dalam dakwaan Budi Mulya itu bersama-sama Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama terdakwa Budi Mulya.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan hasil kajian terkait kasus korupsi dalam pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century.

Hasil kajian tersebut telah dibahas di tingkat pimpinan pada Mei 2018, setelah adanya putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


sumber: akurat.co

Selasa, 18 September 2018

Tudingan kepada partai Demokrat; Ferdinand Hutahaean langsung beraksi






Artikel yang berjudul "Indonesia's SBY Government: `Vast Criminal Conspiracy" tulisan John Berthelsen itu menyebutkan bahwa ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap  kasus Bank Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dolar AS dari para pembayar pajak, dan mencucinya melalui bank-bank internasional.


Melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare, Kamis (13/9)


Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”.


Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare. https://t.co/wHugRTcpQe — M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018
 

Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang @Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid — M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018


Setiap saya bicara soal kasus Century atau ada media yg membuka kembali kasus tersebut bisa dipastikan ada mantan yg post power syndrome cenat-cenut jantung nya. Lalu ada staf kakus nya bergigi keropos mengigau dg lagu usang yg dinyanyikan ulang. — M.Misbakhun (@MMisbakhun) 12 September 2018





Pihak Partai Demokrat langsung bereaksi dan segera membantah tuduhan yang disematkan pada Ketua Umumnya ini. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk.

"Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9).




Menyoal laporan tersebut, Ferdinand mengatakan tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, Demokrat maupun kader Demokrat.

Ferdinand juga menegaskan, Robert Tantular selaku pemilik Century juga tidak dikenal oleh SBY sehingga semua yang disampaikan Asia Sentinel adalah fitnah dan omong kosong.



sumber: akurat.co

Konspirasi SBY dan Bank Century, Misbakhun: KPK harus Punya Keberanian Lanjutkan Kasus



Laporan yang berjudul "Indonesia's SBY Government: `Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen itu menyebutkan bahwa ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dolar AS dari para pembayar pajak, dan mencucinya melalui bank-bank internasional.

Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”.

pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare.

Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare. https://t.co/wHugRTcpQe — M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018

Mukhamad Misbakhun yang juga politisi Partai Golkar lanjut mencuitkan, Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang @Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid

Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang @Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid — M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018


Setiap saya bicara soal kasus Century atau ada media yg membuka kembali kasus tersebut bisa dipastikan ada mantan yg post power syndrome cenat-cenut jantung nya. Lalu ada staf kakus nya bergigi keropos mengigau dg lagu usang yg dinyanyikan ulang. — M.Misbakhun (@MMisbakhun) 12 September 2018



Pihak Partai Demokrat langsung bereaksi dan segera membantah tuduhan yang disematkan pada Ketua Umumnya ini. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk.

"Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9).

Menyoal laporan tersebut, Ferdinand mengatakan tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, Demokrat maupun kader Demokrat



sumber: akurat.co



Bantahan pihak Demokrat Atas tudingan kasus bank Century





Di dunia perpolitikan  kini semakin panas,  terkait dengan artikel yang berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini di pimpin  oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9).

Artikel tersebut ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen. Dan sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia".

pada Kamis (13/9) melalui linimasa twiternya @MMisbakhun menuliskan, Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare


Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare. https://t.co/wHugRTcpQe

— M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018
Laporan berjudul "Indonesia's SBY Government: `Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen itu menyebutkan bahwa ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dolar AS dari para pembayar pajak, dan mencucinya melalui bank-bank internasional.

Mukhamad Misbakhun yang juga politisi Partai Golkar lanjut mencuitkan, Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang @Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid


Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68 , Bang @Maruarar_Sirait , Bunda @Lilywahid
— M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018

Setiap saya bicara soal kasus Century atau ada media yg membuka kembali kasus tersebut bisa dipastikan ada mantan yg post power syndrome cenat-cenut jantung nya. Lalu ada staf kakus nya bergigi keropos mengigau dg lagu usang yg dinyanyikan ulang. — M.Misbakhun (@MMisbakhun) 12 September 2018


Pihak Partai Demokrat langsung bereaksi dan segera membantah tuduhan yang disematkan pada Ketua Umumnya ini. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk.


"Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9).

Menyoal laporan tersebut, Ferdinand mengatakan tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, Demokrat maupun kader Demokrat.

Ferdinand juga menegaskan, Robert Tantular selaku pemilik Century juga tidak dikenal oleh SBY sehingga semua yang disampaikan Asia Sentinel adalah fitnah dan omong kosong.

sumber: akurat.co




Senin, 10 September 2018

Akhirnya Obama berbicara soal Donald Trump





Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara terang-terangan mengkritik keras Presiden Donald Trump dihadapan publik. Dalam pidatonya, Obama memperingatkan bahwa demokrasi Amerika bergantung pada kesediaan orang untuk datang ke tempat pemungutan suara saat pemilihan sela bulan November.

 Sebelumnya, Obama cenderung menyindir Trump secara implisit, tidak secara terbuka.

Dalam peryataannya, Obama mendesak massa Partai Demokrat untuk mencegah berlanjutnya "penyalahgunaan kekuasaan" oleh pemerintah Trump. Ia meminta partainya itu berjuang keras mengembalikan rasa kewarasan politik AS. Caranya dengan memberikan suara dalam pemilihan 6 November 2018 nanti, saat pemilu sela berlangsung.

Kritik ini disampaikan Obama dalam pidato di University of Illinois di Urbana-Champaign pada Sabtu 8 September 2018. Menurut Obama, saat ini rakyat AS hidup dalam periode yang berbahaya. Obama menuduh sepak terjang Partai Republik sedang mengancam demokrasi, memecah belah, dan merusak aliansi global.
"Dalam dua bulan ke depan kita memiliki kesempatan, tapi bukan kepastian. Ini kesempatan untuk mengembalikan kewarasan politik kita. Sebenarnya hanya ada satu kali korekasi terhadap kebijakan yang buruk dan penyalahgunaan kekuasaan, dan itu adalah Anda dan suara Anda," tegas Obama.

Obama mengkritik keras sikap tak peduli publik terhadap kesempatan untuk mengubah kondisi saat ini. Ia mendesak agar publik mengambil peran.

"Pada akhirnya, ancaman terhadap demokrasi kita tidak hanya datang dari Donald Trump atau kelompok Republik. Tapi sebenarnya ancaman terbesar bagi demokrasi kita adalah ketidakpedulian kita. Ancaman terbesar bagi demokrasi kita adalah sinisme," kata Obama.

Obama menegaskan Trump telah mengeksploitasi ketakutan budaya dan kemarahan ekonomi yang tumbuh dalam beberapa tahun terakhir di tengah masyarakat. Namun, Obama mengatakan bahwa Trump bukan penyebab, ia hanya sebuah gejala dari sebuah fenomena dan pihak yang memanfaatkan kondisi ini.

“Masalah ini tidak bermula dengan Donald Trump. Dia adalah gejala, bukan penyebabnya. Dia hanya memanfaatkan kebencian yang telah mengaburkan politisi selama bertahun-tahun," kata Obama.

Selama ini Obama cenderung memilih diam menyikap berbagai kontroversi yang mengiringi kepemimpinan Trump selama dua tahun lebih. Padahal sejumlah petinggi partai Demokrat mendesaknya untuk bersuara lantang mengkritik Trump. Dlam pidato acara pemakaman Senator dari Partai Republik John McCain pekan lalu, Obama mengkritik Trump, namun secara implisit tanpa menyebut nama.

Pidato di Universitas Illinois ini mengakhiri periode “diam” Obama terhadap Trump. llinois sendiri adalah negara tempat Obama memulai karier politiknya hingga berhasil jadi presiden kulit hitam pertama AS. Dalam pidatonya ini, Obama secara gamblang menyebut nama Trump. Tidak hanya itu, Obama juga mengkritik keras Republik, partai pengusung Trump.

"Politik perpecahan dan kebencian serta paranoia telah menemukan rumahnya di Partai Republik," tegas Obama, sebagaimana dilansir Reuters pada Minggu (9/9/2018).

Namun kritik Obama itu tidak mendapatkan apresiasi dari Republik. Dalam pemilu sela nanti, Partai Demokrat membutuhkan 23 kursi di Dewan Perwakilan dan dua kursi di Senat untuk mendapatkan mayoritas di Kongres.

Jika Partai Demokrat bisa menguasai Kongres, maka kesempatan itu bukan hanya bisa digunakan untuk menghalangi kebijakan Trump. Tapi juga untuk mengagendakan proses penyelidikan pelanggaran administrasi terhadap Trump. Ini bahkan bisa menjadi “jalan” bagi Demokrat untuk melakukan impeachment terhadap Trump. Seperti diketahui, Trump tersandung sejumlah masalah. Diantaranya tuduhan intervensi Rusia atas kemenangan pada Pilpres 2016. Hasil pemilu sela pada November 2018 nanti akan sangat menentukan masa depan pemerintahan Trump.


Sumber;akurat.co

Kehadiran Jokowi di sambut Resmi ; Istana Changdeok korea selatan



Dalam kunjungan kenegaraan tiga hari yang membalas kunjungan kenegaraan Moon Jae-in ke Indonesia tahun lalu. Jokowi tiba di Seoul pada Minggu disambut secara resmi di Istana Changdeok korea selatan.

Kedua pemimpin terakhir bertemu di Jakarta pada bulan November, di mana mereka setuju untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan "kemitraan strategis khusus."

Kunjungan Jokowi dimulai dengan upacara penyambutan resmi di Istana Changdeok pada Dinasti Joseon (1392-1910), yang melibatkan presiden Korea Selatan dan pejabat peringkat lainnya dari kedua negara.
“Setelah upacara, kedua pemimpin berjalan-jalan melalui istana dalam acara persahabatan untuk membantu memperkuat hubungan pribadi mereka,” menurut kantor presiden Moon, Cheong Wa Dae.

Pertemuan bilateral mereka akan dimulai pada jam 3 sore di Cheong Wa Dae

"Pada KTT yang akan datang, kedua pemimpin diharapkan untuk membahas untuk memperkuat kemitraan strategis khusus antara kedua negara," kata Cheong Wa Dae sebelumnya.

Para pemimpin juga diharapkan untuk membahas upaya bersama untuk mempromosikan kerjasama regional.

Presiden Korea Selatan telah berjanji untuk hampir menggandakan perdagangan negaranya dengan negara-negara ASEAN menjadi 200 miliar dollar Amerika Serikat pada 2020.

“Dengan kunjungan Widodo, Indonesia telah menjadi negara ASEAN pertama yang telah bertukar kunjungan oleh pemimpin mereka dengan Korea Selatan sejak Moon menjabat pada Mei 2017,” kata Cheong Wa Dae.



sumber;akurat.co

Kisah Perjalanan Hidup dan Dinasti Bisnis; Jack Ma



Laki-laki yang Lahir di era komunisme yang kaku membuat Jack terbiasa dengan kehidupan keras.Jack Ma berasal dari keluarga musisi dan pencerita di Hangzhou, Tiongkok. Ia pernah merasakan hidup pahit di masa Revolusi Kebudayaan dan mengalami berbagai kegagalan, namun Ma bangkit dan membangun situs Alibaba, dan kini menjadi orang terkaya kedua di negerinya.

 Jack hidup normal sebagaimana anak-anak lain di Hangzhou, sekitar 250 kilometer di sebelah barat Shanghai. Hangzhou pun dikenal sebagai kota kebudayaan dengan kehadiran turis asing.

"Saya menjalani hidup yang pahit, saya juga bukan dari keluarga yang berada dan berkuasa," ujar Jack seperti yang dilansir dari CNN Money, Minggu (9/9).
mengatakan kepada CNN Money bahwa kehidupan ia sudah seperti Film-Film di Hollywood.

Saat memasuki sekolah, di bangku SD sampai SMA, Jack perlu berkali-kali tes kelulusan karena tidak hebat secara akademis. Pernah gagal masuk universitas ternama, ia kuliah setara program D-3 di Sastra Inggris Hangzhou Normal University, lulus tahun 1988.

”Ini universitas berkualitas kelas tiga atau empat secara nasional,” ujar Ma.

Ketika KFC membuka cabang di Hangzhou, Jack melamar. Dari 24 pelamar, hanya dia yang gagal. Ia juga kandas menjadi polisi.

”Kegagalan menjadi bagian perjalanan hidup saya,” ujar Ma.

Jack mengajar dan membuka kursus bahasa Inggris di Hangzhou, dimana para murid senang dengan cara Jack mengajar.

Semasa kuliah, ia memperdalam kemampuan berbahasa Inggris sebagai pemandu gratis bagi turis. Dengan sepeda, ia menghampiri hotel yang ramai turis untuk mempraktikkan ilmunya.

Dari peran ini, Jack memiliki sahabat pena yang kesulitan melafalkan nama Ma Yun sehingga kemudian memanggilnya ”Jack”.

Kemampuan bahasa Inggris memberi Jack kesempatan berkunjung ke Amerika Serikat di tahun 1995, untuk membantu mengumpulkan utang yang dimiliki seorang pengusaha Amerika kepada perusahaan China.

Namun paitnya Ma mengatakan bahwa pria tersebut memiliki pistol dan menahannya di sebuah rumah Malibu selama dua hari. Kemudian ia melarikan diri setelah menjanjikan pengusaha tersebut akan menjadi mitra dalam usaha internet.

Setelah itu Ma kembali ke China, di mana internet masih belum diketahui.

"Pada hari kami terhubung ke web, saya mengundang teman-teman dan orang-orang TV ke rumah saya, Kami bercengkrama selama tiga setengah jam membahas Internet tersebut, kami minum, menonton TV dan bermain kartu, melalui itu saya sangat bangga. Saya membuktikan internet itu ada," ujar Ma.

Kemudian Jack bekerja di kementerian luar negeri dengan menawarkan jasa pemasaran produk Tiongkok lewat internet. Bukan tipe pegawai negeri dengan birokrasi berbelit-belit, ia pun mundur dari pemerintahan.

Membangun Alibaba

Kemudian ia meminjam beberapa ribu dolar untuk meluncurkan China Pages, salah satu situs komersial pertama di negara itu.

Namun pada waktu itu usaha dia gagal, menghiraukan kegagalan, Ma kemudian mengumpulkan sekitar USD60.000 dari teman dan investor untuk mendirikan Alibaba.com sebagai pasar bisnis-ke-bisnis pada tahun 1999.

Yang pada akhirnya menarik dukungan dari raksasa seperti Goldman Sachs (GS) dan SoftBank (SFTBF). Perusahaan yang selamat dari kecelakaan dot-com pada tahun 2000, dan beberapa tahun kemudian Alibaba mulai menghasilkan keuntungan.

Ma menegaskan bahwa Inspirasi ia membangun Alibaba berasal dari situs toko online terbesar di dunia, Amazon, Belajar dari situs lelang e-Bay, ia mendirikan Taobao. Pengaruh Google menginspirasinya menciptakan mesin pencari berbahasa Mandarin.

Jack menawarkan jasa Alibaba kepada perusahaan mapan untuk jual beli produk, tetapi malah ditertawakan. Ia lantas menengok banyak perusahaan skala menengah dan kecil yang tidak punya berkesempatan mengikuti pameran internasional. Kalangan ini menyambut Jack meski awalnya semua jasa gratis.

Situs Alibaba diam-diam membuat banyak orang beruntung

”Saya pernah makan di sebuah restoran di AS. Tiba saat membayar, saya diberi tahu petugas restoran, saya telah dibayari sebuah perusahaan yang berhasil menjual produk karena Alibaba," ujar salah satu Karyawan Alibaba.

Kemudian tahun semakin berganti hingga saat ini, Alibaba berhasil mengumpulkan jutaan lebih banyak pelanggan dan dikreditkan dengan membantu mengubah masyarakat China dengan memberi akses kepada orang-orang kelas pekerja ke perdagangan online dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pengunduran diri Jack Ma sebelumnya pernah dilakukan

Ma, yang mempunyai kekayaan bernilai sekitar USD 40 miliar, tetap menjadi wajah Alibaba. Akan tetapi dia mulai secara bertahap melepaskan kendali atas perusahaan bertahun-tahun yang lalu. Dikatakan bahwa ia mengundurkan diri sebagai CEO pada tahun 2013 lalu, mempertahankan peran sebagai ketua eksekutif. Daniel Zhang adalah CEO saat ini.

Akan tetapi menurut Clark seorang biografer, mengatakan bahwa ia tidak berpikir Ma akan sepenuhnya memutuskan hubungan dengan perusahaan.

"Seperti yang diketahui, Jack memiliki saham sekitar 6% di Alibaba dimana ia bisa memilih dan memberhentikan Dewan, jadi ya menurut saya ia benar benar tidak akan memutus koneksi terhadap perusahaannya," ujar Clark seorang penulis Autobiografi kepada CNN.

Ma mengatakan kepada Bloomberg TV bahwa awal pekan ini ia ingin kembali mengajar bahasa Inggris suatu hari nanti.

"Menurut saya mengajar merupakan hal yang cocok bagi saya ketimbang saya menjadi CEO Alibaba," ujar Jack Ma.

Ma juga mengatakan ia ingin mengikuti jejak pendiri Microsoft dan sesama miliarder Bill Gates, yang telah berjanji untuk memberikan setidaknya setengah dari kekayaannya selama masa hidupnya.

Dia berencana untuk fokus pada Jack Ma Foundation, yang dibentuk pada tahun 2014 lalu, yang merupakan sebuah badan amal yang didedikasikan untuk meningkatkan pendidikan, lingkungan dan kesehatan masyarakat.





Sumber;akurat.co

Potret Ibu Guru Cantik yang Menyukai Traveling Saat Liburan Sekolah


Guru asal Michigan, Amerika Serikat itu pernah berlibur ke Inggris, Perancis, Lebanon, Turki, Yunani, Bahama, dan Meksiko. Fatemh Reslan, seorang guru sekolah dasar selalu menghabiskan waktu selama tiga bulan untuk liburan.

Perempuan yang  hanya punya 35 ribu poundsterling (Rp670 juta). Dia menganggap berlibur mampu membuka pikirannya tentang budaya negara lain.




Guru berusia 25 tahun yang kini masih menjadi mahasiswa doktor itu menyukai traveling sejak usia muda. Dia pun tak memiliki kendala ketika berprofesi sebagai guru yang bisa menggagalkan kesempatannya untuk keliling dunia.

“Sejak kecil, saya ingin menjadi guru. Guru saya saat saya masih SD menginspirasi saya,” kata Reslan, dilansir AkuratTravel dari The Sun pada Senin, (10/9).




“Saat mengajar, saya juga bukan hanya memperbaiki hal akademik siswa, saya juga membangun kedekatan sosial dan emosional dengan mereka,” ujarnya.

Saat liburan sekolah Reslan selalu menyiapkan segala sesuatunya untuk berlibur ke tempat yang dia sukai.

“Setiap akhir liburan, saya juga selalu berlibur ke tempat yang menarik,” ujarnya.
Kalau akhir pekan, dia juga selalu berlibur ke kota di AS seperti New York, California, Arizaona, Florida, Washington, dan Ohio.

“Saya selalu untuk urusan liburan,” katanya.

sumber;akurat.co