follow me..


   

Indonesia Idol Junior

5 potret gadis cantik Asal Medan ; Nashwa Zahira

Guru Asal Michgan

Potret Ibu Guru Cantik yang Menyukai Traveling Saat Liburan Sekolah

Akhirnya Obama berbicara soal Donald Trump

Presiden Barack Obama akhirnya berbicara

Kehadiran Jokowi di sambut Resmi;Istana Changdeok korea selatan

Kunjungan Presiden jokowi ke istana Changdeok

Kisah Perjalanan Hidup dan Dinasti Bisnis;Jack Ma

perjalanan Hidup yang di alami Jack Ma

Jumat, 27 September 2019

Moms,Sering Masak? Jangan lupa Perhatikan Kesehatan Paru

Google.com

Menjaga kesehatan paru, perlu diingat ini bukan hanya soal merokok. Walaupun rokok adalah penyumbang terbanyak masalah kesehatan paru.

Dokter spesialis paru yang juga aktif di Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. Andika Chandra Putra, Ph.D, Sp.P (K), mengatakan, kesehatan paru bagi ibu yang suka memasak juga penting diperhatikan.

"Kita di FKUI termasuk dari Rumah Sakit Persahabatan, pernah meneliti tentang asap yang dihasilkan saat memasak di dapur," katanya kepada AkuratHealth, di kantor PDPI, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis, (26/9).

Hasilnya memperlihatkan bahwa polutan dari asap dapur menyebabkan risiko Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) menjadi lebih meningkat. Saat ini, PPOK merupakan penyebab kematian nomor tiga di seluruh dunia dan paling banyak penderitanya ada di negara dengan sarana dan prasarana yang kurang.

"Tentu pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari, mengurangi memasak dengan asap yang besar seperti kayu bakar, sehingga terpapar partikel asap lebih berkurang," jelasnya.

Dokter Andika juga mengatakan, kamu juga bisa menggunakan alat penghisap asap yang berada tepat di atas kompor. Pakailah masker saat memasak, karena ini bisa mengurangi paparan.

Data statistik menunjukkan bahwa dari biomassa tersebut, hampir 7 persen ibu yang memasak merupakan penderita PPOK. Artinya, PPOK juga berisiko terjadi bukan hanya kepada perokok, tapi juga ibu -ibu yang rutin memasak, terutama yang memakai kayu bakar.

"Gejala PPOK ini muncul setelah paparan yang cukup lama ke tubuh biasanya. Keluhannya bisa Sesak Nafas, nafasnya pendek, bunyi mengi, disertai juga Batuk-Batuk yang lama yang disertai dengan Dahak. Kalau gini, buru-buru periksa untuk pastikan," tutupnya.



sumber :akurat.co

Sunan Kalijaga Coba Ajak Bebby Fey Bertemu dengan Atta Halilintar Untuk Selesaikan Masalah

 
Sumber: Google.com

Sunan Kalijaga selaku tim kuasa hukum Atta Halilintar mengaku sempat mengajak Bebby Fey bertatap muka langsung dengan kliennya untuk menyelesaikan masalah.

Ajakan itu sebelum nama Atta disebut oleh Bebby yang mengatakan bahwa Atta Halilintar sebagai pelaku pelecehan seksual. tetapi hingga detik ini tak ada respon baik dari pihak Bebby Fey untuk bertemu langsung dengan kliennya itu.

"Saya sudah mengajukan dari pengacara 'Mba Bebby ayo kita duduk ketemu anda punya bukti apa. Tapi sampai detik ini tidak ada respon yg baik," ujar Sunan Kalijaga saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Kamis (26/9).

Lebih lanjut, Sunan mengatakan memang sejak awal Bebby Fey tak memiliki itikad baik kepada Atta Halilintar untuk menunjukan bukti secara langsung bahwa kliennya adalah pelaku kasus pelecehan seksual tersebut.

"Kalau ada respon baik dari awal pasti kita sudah duduk bersama. Kita sudah membuka ruang, saya komunikasi via WhatsApp semua tercatat dan tertulis," ungkapnya.

Sebelumnya, Atta mengaku sempat bertemu dengan Bebby Fey di sebuah apartement bilangan Jakarta Selatan untuk membicarakan kolaborasi konten YouTube chanelnya. menurut Atta, ia tak ada niat untuk melakukan pelecehan seksual. Dirinya hanya fokus membicarakan konten YouTube untuk chanelnya.

Bahkan Atta sempat difoto oleh Bebby Fey secara diam-diam. Hal tersebut Atta akui sangat merugikan dirinya yang kerap difitnah Bebby Fey.

"Meeting konsep seperti apa dan cocok gak di chanel saya dan memang saya lagi kolab sama DJ tapi saya gak tau dia poto diem-diem, menurut saya itu merugikan," ucap Atta Halilintar.

"Ada gak foto yang mengidentifikasi, kalau ada ini cenderung fitnah," tutupnya dengan nada tinggi.




sumber :akurat.co

BMKG Umumkan Terjadi 239 Kali Gempa Susulan di Ambon

Sumber: Google.com

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 05.20 WIB mencatat telahtterjadi 239 kali gempa susulan di Ambon, Maluku, setelah gempa dengan magnitudo (M) 6,5 yang terjadi pada Kamis (26/9/2019).

“Hingga pagi ini terjadi 239 kali gempa susulan di Kairatu Selatan,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Jumat (27/8/2019).

Kekuatan gempa-gempa susulan atau aftershocks tersebut tercatat oleh BMKG 
mencapai M 2,6 hingga M 5,6. Dengan jumlah yang dapat dirasakan mencapai 41 kali.

Daryono sebelumnya mengatakan gempa utama yang terjadi pada Kamis pagi (26/9), dengan skala intensitas V hingga VI MMI di Ambon, Haruku dan Kairatu telah menyebabkan kerusakan rumah di beberapa tempat, korban jiwa dan luka.

Gempa Kairatu, karena diduga terjadi di sesar aktif dekat dengan Kecamatan Kairatu Selatan, berkekuatan M 6,5 merupakan gempa tipe 1 yaitu tipe gempa utama yang didahului oleh serangkaian gempa pendahuluan atau foreshocks yang kemudian terjadi gempa utama atau main shock, selanjutnya diikuti oleh serangkaian gempa susulan atau aftershocks.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa sebelum terjadi gempa M 6,5 di Kairatu Selatan sudah terjadi rentetan aktivitas gempa berkekuatan kecil yang merupakan gempa pendahuluan.“Aktivitas ini mirip seperti kalau kita mau mematahkan kayu, perlahan-lahan ada retakan-retakan kecil sebelum benar-benar terpatahkan,” ujar dia.

Peta seismisitas Maluku menunjukkan bahwa di sekitar episenter gempa utama terdapat klaster pusat gempa dengan magnitudo antara 1,5 hingga 3,5 sebanyak 30 kali sejak 28 Agustus 2019. Ini bukti bahwa gempa Khairatu M 6,5 didahului oleh gempa pembuka, kata Daryono.

Sementara itu, data BNPB, hingga pukul 02.00 WIB, jumlah korban meninggal 21 orang, luka-luka berat enam orang, luka ringan 107 orang, serta sekitar 2000 orang mengungsi.



sumber :akurat.co

BPPT-BMKG Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca


Sumber: Google.com
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teknologi Survei Kelautan (Teksurla) menandatangani kontrak kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bertujuan menjalin kerja sama dalam hal survei observasional lautan dan atmosfer.

Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA) BPPT, Yudi Anantasena mengatakan survei ini untuk melakukan observasi oseanografi di Samudera Hindia serta meningkatkan akurasi prakiraan iklim dan cuaca atau meteorologi di wilayah Indonesia.

Selain itu, ia menjelaskan dilaksanakan deployment dan recovery Ina-PRIMA buoy dan operasi survei Ina-PRIMA yang akan dilaksanakan pada 11 November hingga 11 Desember 2019 di Samudera Hindia bagian timur dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya I milik BPPT.

Deputi bidang Meteorologi BMKG, R. Mulyono Rahadi Prabowo menyatakan penandatanganan ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Kerja sama tersebut terkait kelautan yang merupakan salah satu kegiatan Pusat Meteorologi Maritim BMKG untuk mendukung Global Ocean Observing System (GOOS).

"Ini merupakan wujud nyata untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam agenda pembangunan kemaritiman yakni observasi laut," ungkap Mulyono dilansir dari laman resmi BPPT, Kamis (26/9/19).



sumber :akurat.co

Mahasiswa Tertembak, Presiden RI Didesak Copot Kapolri dan Kapolda Sulawesi Tenggara

Sumber: Google.com

Komisioner Ombudsman RI, Laode Ida menyesalkan tindakan represif dan brutal aparat kepolisian saat menangani aksi demonstrasi mahasiswa di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), sehingga mengakibatkan seorang Mahasiswa meninggal dunia.

"Mahasiswa itu dipastikan terkena timah panas yang keluar dari moncong senapan sang oknum polisi," kata Laode Ida dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Ia menyebutkan, tindakan brutal aparat kepolisian itu juha pernah terjadi saat menangani demo 21 dan 22 Juni lalu dan mengakibatkan sejumlah nyawa raib akibat terkena peluru tajam.

"Tetapi sangat disayangkan, pihak polisi seperti merasa tak berdosa, tak bersalah. Sehingga kelakuan seperti 21 22 juni lalu kembali diulang dalam demo mahasiswa yang masif di sejumlah penjuru tanah air," jelasnya.

Ia khawatir kematian Mahasiswa Kendari ini akan berlalu begitu saja tanpa ada investigasi dan sanksi yang tegas.

Oleh karena itu, ia berharap Presiden bersikap tegas memberikan sanksi pada pimpinan polri yang terus saja merasa nyaman terhadap korban jiwa manusia akibat tindakan brutal aparatnya.

Ia mendesak agar Presiden Joko Widodo memberikan sanksi yang tegas kepada para pimpinan Polri, yakni pertama, copot kapolri dan waka polri.

Kedua, ia meminta Jokowi copot Kapolda Sulawesi Tenggara dan kapolda-kapolda lain yang tindakannya begitu brutal tak manusiawi.

Ketiga, ia meminta Presiden Jokowi mengganti pimpinan polri yang layak pimpin Polri di ere demokrasi.

Keempat, evaluasi tugas dan kewenangan polri yang sudah terlalu berlebihan dan cenderung tak profesional.

Kelima, wujudkan tanggung jawab kemanusiaan terhadap keluarga korban kekeradan polisi.

Keenam, meminta Presiden Jokowi untuk mendengar tuntutan mahasiswa dan masyarakat luas.Tak paksakan lahirnya kebijakan yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat.



sumber :akurat.co

Kamis, 26 September 2019

Dikabarkan Sang Mantan Akan Menikah, Aming: Anaknya Pasti Lucu Banget

Google.com


Mantan istri Aming, Evelyn Nada Anjani resmi bercerai, kini menjalin hubungan asmara dengan Roy Kioshi.

Belum lama menjalin hubungan asmara, Roy - Evelyn dikabarkan akan segera menikah.

Menanggapi hal tersebut, sebagai mantan suami, Aming mendoakan saja agar Evelyn segera menikah dan cepat dapat momongan.

"Ya bagus lah, sok dinikahin atuh, kebayang anaknya pasti lucu banget kan. Mantan kan memang cantik, satu juga mukanya unik, tiap orang kan punya versi kelucuan yang berbeda. Jadi anaknya bakal lucu banget sih," ujar Aming saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan belum lama ini.

Seperti diketahui Aming dan Evelyn pernah berumah tangga namun akhirnya mereka bercerai. Kendati begitu, hubungan Aming - Evelyn baik-baik saja. 



sumber: akurat.co

Hayati Azis Perankan Hantu di Film Danur 3

Google.com

Model nyentrik dan ternama di tanah air ,Hayati Azis  tengah tenjajal bidang baru di dunia akting dengan bermain di film horor berjudul Danur 3: Sunyaruri.

Dalam film besutan Awi Suryadi tersebut, Hayati Azis berperan sebagai hantu bernama Kartika. Ia menceritakan bagaimana akhirnya bisa masuk ke dunia akting.


"Awalnya aku gak nyangka sih bakal masuk film. Karena aku gak kepikiran terjerumus ke sana. Tapi temen aku banyak yang coba dorong gtu loh. Cobain deh. Ternyata pas aku coba, oh kayak gini ya," kata Hayati Azis di press screening film Danur 3 di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.


Lebih lanjut, Hayati Azis mengatakan bahwa bermain di film Danur 3 membuka matanya tentang dunia akting yang sebelumnya tak ia ketahui.

Di debut aktingnya tersebut, model yang memiliki ciri khas berkepala plontos tersebut justru merasa bukan passionnya.

"Gak kayak aku yang di modelingya. Berat banget. Ini sesuatu gak enjoy. Gak enjoy kayak aduh bukan passion. Ini sebenarnya tapi kan menyangkut enertainmen dan ada juga kaitan modeling. At least aku coba sekali ya," katanya lagi.

Salah satu hal yang membuat bukan sebagai passion dalam dirinya adalah menjalani syuting menunggu dari pagi ke pagi lagi.

"Kalau ketagihannya karena di konsep awal, aku senang banget. Di sisi lain, aku gak banget. Nunggu pagi sampe pagi, aku gak ah (bukan aku banget). Dan itu nunggu bisanya 12 jam," jelas Hayati Azis.

"Dari pertama make up, satu scene gitu nunggu lagi. Itu aku kayak bakal aku sanggup gak sih. Beda kayak Prilly kan dari awal udah di film sinetron kan. Aku modeling,"lanjutnya.



sumber: akurat.co

Brisia Jodie Sesalkan Tidak Ikut Demo di Gedung MPR/DPR RI


Google.com

Penyanyi Brisia Jodie ternyata aktif mengikuti perkembangan pemberitaan mengenai unjuk rasa Mahasiswa kepada MPR/DPR RI.

Seperti diketahui, Mahasiswa dari berbagai kampus  demo di depan Gedung DPR, Selasa (24/9) untuk memprotes RUU KPK dan RKUHP.

Wanita berusia 23 tahun itu diketahui juga mahasiswi. Makanya, ia sangat menggebu-gebu sekali ikut demo di depan Gedung MPR/DPR. Namun sayang hal itu tak bisa terwujud lantaran dirinya lagi fokus skripsi.

"Aku mahasiswa juga, pasti aku bakalan ikut demo. Karena semakin banyak masa, aspirasi juga makin didengar," ujar Brisia saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/9).

"Tapi kan kondisinya aku lagi kerja disini dan di Yogyakarta semester 10 lagi skripsi jadi fokusnya di sini. Melihat demo pantau dari sosmed," imbuhnya.

Tak hanya mahasiswa, kali ini para pelajar yang duduk di bangku SMA/STM pun ikut unjuk rasa.

Brisia sangat menyayangkan berujung anarkis. "Terus lagi anak-anak SMA yang turun ke jalan, walaupun agak anarkis ya mungkin itu cara mereka mengeluarkan aspirasi. Caranya saja sih yang agak melenceng gitu. Itu bahaya," tuturnya.

"Yang ditakutkan dari demo itu kan provokator. Itu yang mesti di-waspadain karena bisa membahayakan nyawa," pungkas Brisia.



sumber: akurat.co

Rian D'Masiv akui Mereka Sering Ada Konflik

Google.com

Kejadian itu bermula ketika Rian Ekky Pradipta menghampiri bassistnya, Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata.

"Kejadian itu kan di Lombok tuh, kok orang-orang pada ramai, ternyata kejadian di panggung itu viral," ujar Rian D'Masiv di Gedung Ocha Bella, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/9).

Rian menceritakan, dirinya dan Rayyi sudah berdamai sehabis mereka manggung. Sehingga, pada saat kejadian itu viral di sosial media mapun media massa, mereka sendiri cukup kaget.

"Jujur banget, pas kemarin viral kita juga kaget. Padahal hari itu kita sudah selesain. Setelah itu kita juga bingung saat banyak yang tanya, karena kita kan musisi gitu loh. Kita pengen orang beritain D'Masiv karena karyanya," jelasnya.

Namun demikian, vokalis D'Masiv itu tidak menampik kalau dalam grup band yang digawanginya tersebut memang sering terjadi konflik antar sesama personel. Namun itu tidak berlangsung lama.

"Itu sudah sering banget sih, kita sering banget ada konflik. (Perbaikinya) sama-sama kita introspeksi dan minta maaf. Detik itu juga harus selesai," tukasnya.



sumber: akurat.co

Sibuk Bangun Bisnis, Raffi Ahmad Terkadang Sedih Waktunya Kurang Bersama Keluarga

Google.com
Raffi Ahmad menyatakan belum puas dan akan mencari uang dari berbagai bisnis yang digelutinya. ia mengatakan, merasa masih muda dan masih sanggup menggali kemampuan jiwa berbisnis-nya. Raffi tak peduli untung - rugi.

"Gue masih muda apa yang gue kerjain, menggali potensi kenapa nggak. Kalau bisnis kan ada untung ada rugi. Kalau rugi yah jangan kapok," ujar Raffi Ahmad saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (25/9).

Raffi menyesalkan orang-orang yang menilainya raih sukses secara instan. Padahal itu salah. Raffi menjelaskan kesuksesan diraihnya dengan merangkak dari nol.

"Orang juga ngelihat saya, Raffi Ahmad di depan TV itu terbilang oke sukses, itu gue berdarah-darah. Gue dari tahun 2000, sudah hampir 20 tahun, mungkin di TV baru sukses lima tahun belakangan," ungkapnya.

Hanya saja, suami Nagita Slavina itu terkadang sedih lantaran waktu bersama keluarga kurang. Apalagi waktu bersama Rafathar.

"Sama kayak di film kan baru setahun, mungkin nanti suksesnya. Semua kan nggak ada yang instan," imbuhnya.

"Nggak (pengen pensiun) sih. Cuma kayak waktu keluarga lebih diperbanyak. Sedih ya kurang waktu bersama keluarga," tutupnya.



sumber: akurat.co

Rabu, 25 September 2019

Selebgram Anya Geraldine Akui Jarang Mandi?

Google.com
Selebgram Anya Geraldine mengakui ia Jarang Mandi, Namun demikian, ia membantah kalau dirinya hanya mandi satu kali dalam seminggu.

"Jujur aku berangkat kesini belum mandi soalnya kemarin habis mandi. Jadi rambutnya masih bagus, yaudah enggak mandi," ujar Anya Geraldine di Unika Atma Jaya, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (24/9).

Tapi ia mengatakan jika kondisi rambutnya tidak bagus maka ia akan mandi, bahkan bisa setiap hari keramas.

"Enggak sih, enggak gitu juga (masih sekali dalam satu pekan). Kayak kemarin aku syuting ke Bali hampir dua bulan tuh tiap hari mandi karena rambutnya dihansprei, besoknya juga dihansprei lagi. Jadi dikeramasin gitu," sambungnya.

Perempuan berusia 23 tahun itu mengatakan dirinya jarang mandi karena memang aktivitasnya jarang yang berada di luar ruangan.

Ia juga mengatakan dirinya termasuk orang yang tidak mudah berkeringatan, jadi tidak kerasa jika ia blum mandi dan sudah mandi juga.

"Cuma ya kadang benar-benar diruang AC terus jadi kayak enggak ada bedanya antara yang belum sama yang mandi gitu. Soalnya aku orangnya enggak gampang keringatan, jadi yaudah deh," tukasnya.


sumber:akurat.co

Dua Gerbang Tol Dirusak Massa Pasca Demonstrasi di Depan Gedung DPR


 
Liputan6.com
Pasca unjuk rasa mahasiswa menolak RUU KUHP dan UU KPK di gedung DPR RI kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/9/2019) kemarin gedung Pengelola Jalan Tol Dalam Kota, Jasa Marga Regional Jabotabek Jabar memastikan sejumlah fasilitas di jalan bebas hambatan ini habis dirusak massa.

Jasa Marga Regional JabotabekJabar Division Head Reza Febriano membeberkan dua gerbang tol dalam kota yang terletak tak jauh dari lokasi unjuk rasa menjadi sasaran amuk massa. Kedua gerbang tol tersebut yakni Gerbang tol Senayan dan gerbang Pejompongan.

"Terdapat dua Gerbang Tol yang dirusak massa, yaitu GT Senayan dan GT Pejompongan," kata Reza saat dikonfirmasi Rabu (25/9/2019).

Meski massa yang beringas melakukan pengerusakan sejumlah fasilitas jalan tol, namun Reza menyebut tak ada korban jiwa baik dari pihak pengelola tol maupun para demonstran dalam perisitiwa tersebut "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ungkapnya.

Saat ini, kedua gerbang tol yang dirusak massa ini sudah diperbaiki pihaknya setelah massa berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan "Mengenai peralatan tol dan fasilitas yang dirusak di kedua GT tersebut pun segera kami perbaiki dan sudah dapat difungsikan kembali. Sejak pukul 06.00 WIB GT Senayan sudah dapat dilewati dengan aman oleh pengguna jalan," ucapnya.

Namun, untuk gerbang tol Pejompongan, lanjut Reza, saat ini masih mengalami perbaikan di beberapa bagian, Reza menjamin gerbang tol ini akan kembali berfungsi normal pada siang ini. "Selanjutnya menyusul GT Pejompongan akan kita operasikan kembali,” tambahnya.

Meski beberapa peralatan tol yang rusak sudah diperbaiki kembali, Reza menyebut pihaknya juga menyiapkan transaksi di kedua GT dengan memaksimalkan GTO yang masih berfungsi dengan baik serta didukung oleh petugas dengan menggunakan mobile reader."Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga Regional JabotabekJabar juga menambah petugas operasional untuk mengantisipasi kejadian yang dapat menghambat aktivitas operasional Jalan Tol Dalam Kota terjadi kembali," tandasnya.


sumber:akurat.co

Reporter Televisi ini , Hampir Dihakimi Massa Saat terjadi Pembakaran POS Pollisi

 
Google.com
Pecah nya antara mahasiswa dan pihak polisi dalah Demo kemarin menjadi  situasi yang menegangkan bagi salah satu Reporter Metro TV.

Reporter Metro TV diusir Paksa oleh massa yang sedang berada di Pos Polisi Slipi, Jakarta Barat, Selasa (24/9/2019) malam.

Bahkan, wartawan Metro TV sempat didorong agar meninggalkan lokasi. Terdapat teriakan dari Salah satu pria yang menjadi provokator kepada wartawan Metro TV yang hendak mengambil gambar terbakarnya pos polisi.

"Ini mau ngapain ini? Enggak boleh ambil gambar," teriak pria berpakaian hitam, Selasa (24/9/2019) malam.
Meski mencoba bernegosiasi, tetapi pria itu tetap ngotot dan meminta massa yang ada di sana untuk menghakimi wartawan Metro TV yang sering dianggap membuat berita tak benar.

"Ngapain diam aja. Bunuh dia nih, bikin berita enggak pernah bener. Pergi lu, mau mati lu di sini," ujar pria itu lagi.

Kameraman Metro TV yang sudah ketakutan pun meninggalkan lokasi kejadian pembakaran. Sedangkan reporter tetap berusaha menjelaskan bahwa ia dilindungi oleh UU Pers."Kita dilindungi sama UU Pers dan tidak boleh dilarang dalam peliputan," jawabnya.

Namun, pria itu makin meradang dan terus memprovokasi. Alhasil, beberapa massa yang ada di sana terpancing dan sempat ingin memukul reporter tersebut.



sumber:akurat.co

Korban Bisu Kerusuhan Dalam Aksi Mahasiswa Tadi Malam, Dua Kendaraan TNI Hangus Terbakar

 
Google.com
Aksi Demokrasi mahasiswa dari berbagai kampus di Gedung DPR/MPR RI yang menuntut dibatalkannya RUU KUHP dan Revisi UU KPK, Selasa (24/9/2019), Masih meninggalkan sisa-sisa dan jejak yang berada  di sekitaran geung DPRD.

Salah satunya adalah sisa pembakaran 2 buah mobil yang rusak parah di parkiran lapangan tembak senayan. Sebuah mobil jenis wepont (Hartop) dengan plat B1AFF milik aparat keamanan dan sebuah mobil jenis bus juga milik aparat keamanan dengan plat nomer 9571-03 teronggok bekas dibakar masa.

Bukan itu saja, Pintu gerbang sebelah kanan Lapangan Tembak Senayan juga rusak dan belum sempat diperbaiki.

Beberapa bagian dari bangunan di seputaran Lapangan Tembak terlihat kaca jendela pecah karena lemparan batu . Sampai berita ini diturunkan belum diketahui seberapa besar kerugian yang ditimbulkan.

Seorang juru parkir yang enggak mau disebutkan namanya mengatakan kejadian terbakarnya kedua unit mobil  tersebut terjadi diatas jam 11 malam. "Iya mas itu kejadian semalam. Sekitar diatas jam 11.00 WIB," katanya.


sumber:akurat.co

Kepala BNPB Ucapakan Syukur atas Turunnya hujan di Provinsi Jambi

Google.com
Menurut laporan yang di terima oleh Badan  Penanggualangan Bencana (BNPB) akan terjadi turun hujan di delapan kabupaten yang berada si provinsi jambi.

Mengetahui  hal ini Kepala BNPB Doni  mengkonfirmasi akan hal tersebut dikala ia sedang berkunjung  di posko Karhutla,  Desa Arang—Arang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muara Jambi pada selasa kemarin (24/09)

Doni mengatakan rasa syukurnya atas turun hujan di pagi hari itu "Alhamdulilah pagi ini diawali hujan, dari hasil usaha kita bersama. Doa dan usaha manusia memadamkan Karhutla. Saya mendapat laporan sudah delapan kabupaten yang mengalami hujan,", Rabu (25/9/2019).

Doni juga menuturkan catatan ISPU tahun 2019 lebih buruk dibandingkan tahun 2015.  Diketahui juga bahwa Pencemaran Udara (ISPU) Karhutla di Provinsi Jambi sangat buruk. Hal itu akan berdampak pada kesehatan warga sekitar.

"Jambi begitu pekat asapnya, karena lebih dari lima ribu hektar adalah lahan gambut yang kedalamannya cukup dalam. Di beberapa tempat apinya ada yang berada di dalam tanah, dengan kedalaman 5 meter" ungkapnya.

Lanjutnya Doni juga  mengatakan pencegahan akan jauh lebih baik dari penanggulangan. TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) dan water bombing tidak serta merta dapat mengatasi Karhutla.

Strategi selanjutnya adalah menggalakkan sosialisai kepada masyarakat secara langsung. Libatkan pemuka agama dan sebagainya untuk sosialisasi.
"Mari kita bersinergi dan berkolaborasi dengan semua komponen. Tidak lupa media juga harus mengawal, dan mengingatkan masyarakat. Pada kesempatan yang sama, BNPB juga memberikan bantuan mesin pompa sebanyak tujuh set, dan 1.000 oksigen ke Provinsi Jambi," imbuhnya.



sumber:akurat.co

Selasa, 24 September 2019

Aksi Demo di Bandung Beberapa Mahasiswa Pingsan

Google.com


 Dalam rangka demokrasi Mahasiswa Kemarin pada pukul 18.30 WIB, kerusuhan pecah saat ribuan mahasiswa yang mencoba masuk ke kantor DPRD Jawa Barat yang dibarikade oleh aparat kepolisian.

Mahasiswa kemudian mencoba mendorong aparat kepolisian yang memakai tameng. Akhirnya kerusuhan terjadi dengan diawali adu pukul antara mahasiswa dan aparat kepolisian saat saling mendorong.

Dokter Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Andre Herdian mengatakan banyaknya mahasiswa yang pingsan saat aksi di depan gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, akibat perut kosong karena belum diisi makanan.

Petugas Dinkes bersama PMI Kota Bandung melakukan perawatan kepada sekitar 87 mahasiswa yang membutuhkan pertolongan medis di Universitas Islam Bandung (Unisba) yang menjadi tempat evakuasi.

"Kebanyakan mahasiswa yang pingsan karena sebelumnya tidak sarapan. Dari pagi sampai malam tidak sarapan," kata Andre saat ditemui di kampus Unisba Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin (23/9/2019).



Dengan lamanya waktu dalam melakukan aksi, mahasiswa diimbau untuk membawa bekal makanan maupun minuman agar kesehatan tidak terganggu.

Hal tersebut diungkapkannya dalam kapasitasnya sebagai dokter, meskipun sebenarnya ia lebih menyarankan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keselamatan.

"Jelas wajib sarapan, kalau tidak, bawa bekal manis, bawa minuman manis," ujar dia.

Karena menurutnya banyak juga mahasiswa yang mengalami trauma fisik karena tersemprot air dari water canon. Dengan kondisi tubuh yang tidak fit karena perut kosong, maka saat terkena air, kondisi tubuh akan menurun.

"Ada yang kena pentungan, ada juga yang terbentur kaleng gas air mata yang belum meledak kena kepalanya, yang syok juga banyak," ucapnya.

Hingga kini sejumlah mahasiswa yang butuh pertolongan medis tambahan telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Bandung.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan ada 9 aparat kepolisian yang terluka akibat bentrokan yang terjadi di DPRD Jabar. Mereka telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih. 




sumber: akurat.co

Meski Sudah Diguyur Hujan Kabut Asap di Pontianak Masih Terlihat



Google.com

Pada Selasa (24/9/2019) pagi si dajalan Kota Pontianak masih terlihat kabur asap, Meskipun sehari sebelumnya di daerah tersebut sempat diguyur hujan saat pagi hari dan sore hari. "Kabut masih ada. Padahal kemarin sudah ada hujan," kata salah satu warga Pontianak, Romi di Pontianak, Selasa (24/9).

Ia menyebutkan kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut karena memang Kota Pontianak dapat kiriman kabut asap dari luar.

"Kalau sumber asapnya tidak kena hujan tentu asapnya masih ada. Kita masih mendapat kiriman. Pontianak informasinya tidak ada kebakaran hutan atau lahan. Kalau ada pun pasti kecil dan dapat dikendalikan," ujarnya.

Ia berharap hujan terus turun dan menyeluruh di Kalbar. Sehingga kabut asap memang hilang secara permanen."Semoga hujan turun lebat hari ini dan besok-besoknya terutama di daerah sumber asap," harapnya

Sementara itu, warga Pontianak Timur, Ida menyebutkan bahwa hari ini anaknya di sekolah TK sudah masuk. Hal itu melihat kondisi cuaca di Pontianak kemarin sudah baik karena hujan lebat."Semalam dapat informasi dari grup whatsapp sekolah anak-anak masuk. Namun pagi ini ternyata kabut asap mulai lagi pekat dan bau asap terasa," ucap dia.

Ia berharap jika kabut asap masih pekat, maka pihak dinas pendidikan bisa segara kembali meliburkan.

"Kalau kabut asap pekat, harusnya libur. Kasihan dengan anak-anak. Semoga kabut asap segera hilang dan hujan lebat mengguyur sumber kebakaran," tuturnya dengan penuh harap.

Satu hari sebelumnya, Prakirawan Cuaca BMKG Supadio Dina mengimbau masyarakat KalimantanBarat untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang disertai petir hingga beberapa hari ke depan. "Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio, potensi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat dan disertai petir masih terus terjadi hingga tanggal 25 September 2019. Kondisi ini dikarenakan sudah terdapat gumpalan awan yang berpotensi hujan," ujar Dina.

Ia juga menjelaskan pasca kemarau panjang yang diselimuti kabut asap pekat yang terjadi di wilayah Kalbar, saat ini hingga beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat sudah mulai terjadi hampir merata di wilayah Kalbar pada Senin dini hari tadi sekitar pukul 01.00 hingga 02.30 WIB. "Kondisi ini juga setidaknya dapat mengurangi bencana kabut asap yang sudah terjadi kurang lebih 2 bulan terakhir ini," tandasnya. 




sumber: Akurat.co

Hati-hati Pemotor Melintas di Jalur Sepeda akan DiTilang


Google.com


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melakukan uji coba jalur sepeda di 17 ruas jalan di Jakarta. Uji coba fase pertama dengan rute Rawamangun Jakarta Timur-Balai Kota DKI Jakarta Pusat telah dilakukan Gubernur DKI Jakarta pada Jumat (20/9/2019) lalu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan uji coba jalur sepeda ini akan berakhir pada 19 November 2019. Dengan demikian maka jalur - jalur sepeda itu bakal efektif digunakan pada 20 November 2019 mendatang."Sesuai perencanaan kita uji coba ini akan dilaksanakan sampai 19 November. Nah jalur sepeda akan berlaku efektif pada 20 November," kata Syafrin saat dihubungi Senin (23/9/2019).


Pada fase uji coba ini, Jalur khusus sepeda yang sudah diberi tanda marka jalan dan cone lalulintas warna orange sebagai pembatas jalur sepeda dan jalur kendaraan biasa masih diserobot oleh driver ojek online. Jalur - jalur sepeda ini dijadikan tempat mangkal menunggu penumpang.

Menurut Syafrin, setelah fase uji coba selesai dilakukan, pihaknya bakal melakukan tindakan tegas berupa penilangan kepada pelanggar yang menerobos jalur sepeda."Mulai tanggal itu (20 November 2019) penegakan hukum berlaku efektif," tegasnya.

Nantinya para pelenggar yang masuk ke jalur seepeda bakal dijerat berdasarkan dengan Undang-Undang Nomor 22/2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

Dinas Perhubungan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar penerobos jalur sepeda ditindak. Mengingat, berdasarkan UU 22/2019 dijelaskan bahwa pejalan kaki dan pengguna sepeda harus diprioritaskan. "Jadi sesuai dengan UU Nomor 22/2009 terhadap pelanggaran rambu akan dikenakan denda Rp500 ribu," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat Jumat (20/9/2019).


,
sumber: akurat.co

Pemprov Jambi Tanggung Biaya Rumah Sakit Bagi Pasien ISPA





Google.com


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Apani Saharudin, membenarkan adanya korban Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kendati demikian, Apani tidak dapat merinci berapa korban ISPA yang ada di wilayahnya."Kalau ISPA jumlah detailnya saya enggak hapal. Tetapi ada beberapa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muara Jambi, Kota Jambi," ungkapnya di Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Menurut Apani, ketiga wilayah itulah yang sesungguhnya memiliki dampak yang besar terhadap karhutla ini."Kemudian juga konsentrasi penduduk sesungguhnya di kota Jambi, walaupun hotspotnya nggak ada di Kota Jambi, tetapi itu Kabupaten Muara Jambi, Kabupaten Tanjung Timur, Kabupaten Batanghari, itu berada di sekeliling dan dekat dengan Kota Jambi," ujarnya.

Sehingga, Apani mengatakan, ketiga wilayah itulah yang paling merasakan dampak besar atas peristiwa karhutla dan membuat sejumlah masyarakat mengalami ISPA.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap korban ISPA, Apani menyampaikan bahwa Pemprov Jambi menginstruksikan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memberikan pengobatakan gratis terhadap korban ISPA itu.

"Pemerintah Provinsi Jambi memberikan imbauan kepada para Bupati, Wali Kota, untuk nengimbau kepada tempat pelayanan masyarakat kesehatan terutama milik pemerintah, Rumah Sakit atau Puskesmas untuk membebaskan seluruh biaya-biaya terhadap warga kita yang mungkin menderita  sakit dampak dari asap," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan ada 919.516 orang yang menderita ISPA karena karhutla. Jumlah itu tersebar di enam provinsi, yaitu Riau, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Totalnya 900 ribu, total penderita ISPA yang catatan Kemenkes. Ini catatan Kementerian Kesehatan, kemudian kita sajikan," kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).

Secara rinci, Agus memaparkan sebanyak 275.793 orang penderita ISPA berada di Riau, 63.554 orang di Jambi, 291.807 orang di Sumsel, 180.695 orang di Kalbar, 40.374 orang di Kalsel dan 67.293 orang di Kalteng.


sumber: Akurat.co

Saingi Apple Arcade akan Google Luncurkan Gim Play Pass


Google.com

Google secara resmi mengumumkan peluncuran aplikasi bernama Play Pass, sebuah layanan berlangganan yang memberi pengguna akses ke perpustakaan permainan dan aplikasi lain di Google Play Store.

Layanan ini mencakup lebih dari 350 aplikasi dan gim, termasuk Monument Valley, Risk, dan Star Wars: Knights of the Old Republic. 

Google mengatakan, Play Pass ingin melangkah lebih jauh, jadi perusahaan juga menyediakan berbagai jenis aplikasi seperti kesehatan, kebugaran, dan fotografi lainnya. "Game itu sangat penting, tetapi kita akan melampaui itu," kata Austin Shoemaker, Manajer Produk Grup Google, dikutip dari CNET, Selasa (24/9).

Play Pasa sama persisi dengan Apple Arcade , layanan dari pembuat iPhone yang diluncurkan pada minggu lalu. Apple Arcade sendiri berfokus hanya pada gim.

Ditanya tentang perbandingan dengan Apple Arcade, Shoemaker tidak secara khusus membahas pesaingan. Namun, dia mengatakan bahwa Play Pass "jauh lebih luas".

Pada tahap awal, Google akan memberikan pelayanan Play Pass secara gratis yang berdurasi 10 hari. Selain itu, Google juga akan memberikan kepada pengguna yang dapat berlangganan hingga lima anggota keluarga.



sumber: Akurat.co

Senin, 23 September 2019

Selidiki Kasus Karhutla, Polda Jambi Berhasil Tetapkan 37 Tersangka

Google.com


Polda Jambi telah menetapkan sebanyak 37 orang pelaku atau tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan luas lahan yang terbakar sudah mencapai 11 ribu hektare di Provinsi Jambi. "Total tersangka karhutla sudah mencapai 37 orang dari sebelumnya ada 19 di tambah 18 tersangka baru dalam pekan ini," ungkap Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnandi, di Jambi, Senin (23/9/2019).

Kuswahyudi mengatakan, sejumlah 18 tersangka baru tersebut, setelah Polres Batanghari melakukan pemeriksaan terhadap 22 orang diduga pelaku perambahan dan pembakaran di lahan milik PT REKI, di mana awalnya polisi mengamankan 22 orang dan setelah melakukan penyelidikan resmi ditetapkan 18 orang tersangka.

Ke-18 orang tersangka baru karhutla itu Saringok Pasaribu, Gideon Master Manurung, Marjohan Butar Butar, Burhanudin Nainggolan, Ruben Nainggolan, Seri Susanto Tumanggor, Gilbert Pandiangan, Donalianto Nainggolan, Jimar Tampubolon, Erwin Nainggolan, Wilker Situmorang, Parsaoran Sitinjak, Binter Manulang, Putra Sihotang, Ramli Situmorang, Sahat Bul Nainggolan, RJ. Sampurna Marbun, Andre Marbun. "Mereka terbagi dalam delapan berkas perkara untuk ke 18 orang tersangka tersebut," ujar Kuswahyudi.

Sedangkan untuk empat lainnya, lanjut Kuswahyudi, belum memenuhi alat bukti untuk dijadikan tersangka. Keempatnya adalah Johan Maju Nainggolan, Evin Nainggolan, Suriyoso, Aliandro Malau tetapi tetap dipantau.

Kuswahyudi menyampaikan, dari pihak korporasi kasus yang naik ke tahap kepenyidikan yakni lahan milik PT Mega Anugerah Sawit (MAS) yang berada di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. "Kita sudah naikkan status perusahaan PT MAS, naik kepenyidikan pada Sabtu (21/9/2019)," katanya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  sebelumnya juga telah melakukan penyegelan terhadap PT MAS. Penyegelan tersebut sebagai tanda bawah lahan milik PT MAS menjadi titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu.



sumber: akurat


Si Jago Merah Mengamuk di Pemukiman Padat Penduduk di Kembangan Jakbar



Google.com

 Si jago merah kembali mengamuk diJalan Terate, Kampung Pesing Komeng, Kedoya Utara, dekat dengan Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (23/9/2019).

Menurut Kepala Seksi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih mengatakan, si jago merah melahap puluhan rumah pemukiman padat penduduk RT 09/09. "Kami terima berita pukul 07.10 WIB dari anggota PJLP Kembangan,"  ujar dia saat dihubungi wartawan, Senin (23/9/2019).

Rompis menyatakan bahwa api sudah padam. Kini pemadam tengah melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Belum diketahui jumlah kerugian dan penyebab kebakaran.

"Kita kerahkan 14 unit mobil pemadam ke lokasi, sekarang sedang dalam pendinginan," tukasnya.



sumber: akurat

Dua Tersangka LGBT Di pergoki Warga Di Taman



Google.com

Kepolisian Resor Tanah Datar, Sumatera Barat, mengamankan pasangan LGBT inisial AE alias Enjel (30) yang diduga menjalin hubungan asmara sesama jenis (laki-laki) dengan korban IS (17) di Taman Pagaruyung, Jorong Balai Janggo pada Minggu (23/9) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasubag Humas Iptu Marjoni Usman mengatakan, AE yang diduga mencabuli IS digerebek warga saat saat melakukan perbuatan tidak senonoh di Taman Pagaruyung.
"Warga kemudian menyerahkan pasangan ini ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengaku tidak ada unsur paksaan, mereka melakukan atas dasar suka sama suka," kata Iptu Marjoni Usman.

Usman melanjutkan, penangkapan berawal saat beberapa orang pemuda tengah duduk-duduk di kawasan taman tersebut, dan melihat cahaya telepon genggam memancar dari tengah taman. Merasa curiga dengan cahaya tersebut maka sekelompok pemuda ini berupaya mendekati dan mendapati keduanya sedang melakukan perbuatan tidak senonoh. Tak ingin main hakim sendiri, akhirnya para pemuda membawa keduanya ke kantor Jorong Balai Janggo, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas.

Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kepala Jorong bersama Babinsa serta pemuda setempat membawa keduanya ke Kantor Kodim 0307 dan selanjutnya diserahkan ke Polres Tanah Datar.

Ia mengatakan kasus tersebut telah ditangani Unit PPA Polres Tanah Datar, dan dimintai keterangan dari saksi-saksi serta mengamankan barang bukti."Untuk saat ini pelaku AE alias Enjel disangkakan melakukan tindak pidana pencabulan sesama jenis yang kebetulan korbannya masih anak-anak," ujarnya.

Sesuai Pasal 82 Undang Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yo Pasal 292 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


 sumber: akurat

Aktivis Papua Di Tahan, Polisi: Ruang Tahanan Nyaman dan Di Belikan Alkitab Untuk Berdoa

Google.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono meninjau lokasi p yang ditangkap karena mengibarkan bendera bintang kejora di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Argo meninjau pada Jumat (20/9/2019) lalu. Dia menyatakan bahwa para pengibar bendera bintang kejora ditahan di ruang seluas 7x5 meter."Satu kamar satu orang ya. Kalau di Polda Metro satu kamar bisa 15 sampai 20. Para tersangka tidak ada yang tersiksa," ujar dia kepada wartawan Senin (23/9/2019).

Selain itu, kata Argo, kamar tahanan terdapat toilet dan kipas angin. Bahkan, para tersangka bisa merokok dengan izin petugas yang berjaga."Ruang tahanan juga ada kasur busa dan mereka juga dibelikan alkitab untuk berdoa," tuturnya.

Masih kata Argo, jam besuk di Mako Brimob sudah ditentukan, setiap Selasa pukul 10.00-14.00 WIB dan Jumat pukul 14.00-16.00 WIB. Semua pembesuk harus mengikuti peraturan yang berlaku.

Sebelumnya diketahui Polda Metro Jaya dilaporkan ke Kompolnas oleh kuasa hukum mahasiswa Papua pengibar bendera bintang kejora di depan Istana Negara Rabu (18/9/2019)

Kuasa hukum para pengibar ini merasa tidak bisa membesuk dan ada perlakuan tidak manusiawi yang diterima.



sumber: akurat

Kebakaran Gunung Lagadar Di Bandung



Google.com
Kawasan perbukitan Gunung Lagadar mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak sore hari di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/9/2019).

Seorang warga Kecamatan Margaasih, Milla (23) mengaku menyaksikan titik api terlihat dari kediamannya. Hingga sekitar pukul 20.30 WIB, ia mengaku masih melihat kawasan yang diduga hutan dan lahan masih terbakar,"Sekitar jam setengah sembilan [malam] saya masih lihat, api di gunung nya masih kelihatan," kata Milla saat dihubungi, Minggu (22/9/2019).


Sementara ini ia belum mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi di kawasan perbukitan tersebut. "Saya tidak tahu penyebab kebakarannya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara mengatakan hingga kini pihaknya masih mengecek peristiwa tersebut."Saya masih cek petugas BPBD yang meninjau di lapangan," kata Akhmad.



sumber: akurat

Jumat, 20 September 2019

Satu Acara Bersama Aming, Evelyn Anjani Terkejut


Google.com
Dalam acara Selebrita Awards 2019, Eveyln Nada Anjani turut hadir  untuk melihat langsung. Kali ini, ia datang bersama kekasih barunya, Roy Kiyoshi.

Namun siapa sangka jika di acara tersebut, mantan suami Evelyn, Aming juga ikut hadir. Ketika diberitahu akan hal itu, Evelyn pun terkejut. "Yang benar (ada Aming)? Kita baik-baik aja sih sebenarnya," kata Evelyn di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (19/9).


Sesamainya di lokasi acara, Evelyn langsung menggandeng tangan Roy erat. Wanita yang resmi bercerai dari Aming pada 16 Juni 2017 ini juga terlihat sangat grogi.

Evelyn juga  sedikit ragu apakah akan mengenalkan Roy ke Aming sebagai kekasih barunya."Enggak tahu (ngenalin atau nggak). Ya kalau misalkan baik-baik aja, ya baik-baik aja. Baik aja sih semuanya nggak ada apa-apa sebenarnya," tandasnya.

Gelagat grogi wanita yang pernah menjalin rumah tangga bersama Aming selama satu tahun ini semakin jelas ketika dia mengutarakan untuk pulang ke rumah, padahal baru sampai di acara tersebut. "Aku baru pertama kali ketemu aja ya di sini kalau misalkan ketemu ya. Gue balik aja apa nih,"  ucapnya sembaritertawa..


Sumber:akurat.co

Kebakaran Rumah, Penghuni: Api Berasal dari Belakang Rumah

Google.com

Kebakaran Rumah terjadi di Satu unit rumah di Dusun Arokke, Desa Liliriattang, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi saat pemilik rumah bernama Badariah sedang tak berada di rumah."Sekitar setengah lima kejadian tadi. Tidak ada orang di rumah pas kejadian," kata  Badariah.


Badariah mengatakan api berasal dari arah belakang rumah yang kemudian merembes ke atap. Api dengan cepat membakar barang-barang yang berada di dalam rumah. "Tidak ada yang memasak. Api berasal dari belakang rumah, dari bawah," kata dia.

"Mungkin ada yang bakar sampah di belakang rumah tadi," Badariah menambahkan.

Api kemudian baru bisa dijinakkan setelah pemadam kebakaran Kabupeten Bone tiba di lokasi dengan melakukan penyiraman selama satu setengah jam."Dua Armada dari Lappariaja dan bantuan dari Ulaweng. Kalau jumlah personil semua delapan orang," kata Kepala UPT Damkar Lappariaja, Rusmin Budding.

"Selain itu, kami juga bantu dua unit mobil tangki perusahaan proyek yang dipandu pak Usman," tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta."Tidak ada korban, cuma barang-barang saja yang habis terbakar," kata dia. 



Sumber:akurat.co