Badan
Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Balai Teknologi Survei
Kelautan (Teksurla) menandatangani kontrak kerja sama dengan Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bertujuan menjalin kerja sama dalam hal
survei observasional lautan dan atmosfer.
Deputi
Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA) BPPT, Yudi Anantasena
mengatakan survei ini untuk melakukan observasi oseanografi di Samudera Hindia
serta meningkatkan akurasi prakiraan iklim dan cuaca atau meteorologi di
wilayah Indonesia.
Selain itu,
ia menjelaskan dilaksanakan deployment dan recovery Ina-PRIMA buoy dan operasi
survei Ina-PRIMA yang akan dilaksanakan pada 11 November hingga 11 Desember
2019 di Samudera Hindia bagian timur dengan menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya
I milik BPPT.
Deputi
bidang Meteorologi BMKG, R. Mulyono Rahadi Prabowo menyatakan penandatanganan
ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan National Oceanic and Atmospheric
Administration (NOAA). Kerja sama tersebut terkait kelautan yang merupakan
salah satu kegiatan Pusat Meteorologi Maritim BMKG untuk mendukung Global Ocean
Observing System (GOOS).
"Ini
merupakan wujud nyata untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam agenda
pembangunan kemaritiman yakni observasi laut," ungkap Mulyono dilansir
dari laman resmi BPPT, Kamis (26/9/19).







0 komentar:
Posting Komentar