| Google.com |
Menjaga kesehatan paru, perlu diingat ini bukan hanya soal merokok. Walaupun rokok adalah penyumbang terbanyak masalah kesehatan paru.
Dokter
spesialis paru yang juga aktif di Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr.
Andika Chandra Putra, Ph.D, Sp.P (K), mengatakan, kesehatan paru bagi ibu yang
suka memasak juga penting diperhatikan.
"Kita
di FKUI termasuk dari Rumah Sakit Persahabatan, pernah meneliti tentang asap
yang dihasilkan saat memasak di dapur," katanya kepada AkuratHealth, di
kantor PDPI, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis, (26/9).
Hasilnya
memperlihatkan bahwa polutan dari asap dapur menyebabkan risiko Penyakit Paru
Obstruktif Kronis (PPOK) menjadi lebih meningkat. Saat ini, PPOK merupakan
penyebab kematian nomor tiga di seluruh dunia dan paling banyak penderitanya
ada di negara dengan sarana dan prasarana yang kurang.
"Tentu
pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari, mengurangi memasak dengan
asap yang besar seperti kayu bakar, sehingga terpapar partikel asap lebih
berkurang," jelasnya.
Dokter
Andika juga mengatakan, kamu juga bisa menggunakan alat penghisap asap yang
berada tepat di atas kompor. Pakailah masker saat memasak, karena ini bisa
mengurangi paparan.
Data
statistik menunjukkan bahwa dari biomassa tersebut, hampir 7 persen ibu yang
memasak merupakan penderita PPOK. Artinya, PPOK juga berisiko terjadi bukan
hanya kepada perokok, tapi juga ibu -ibu yang rutin memasak, terutama yang
memakai kayu bakar.
"Gejala
PPOK ini muncul setelah paparan yang cukup lama ke tubuh biasanya. Keluhannya
bisa Sesak Nafas, nafasnya pendek, bunyi mengi, disertai juga Batuk-Batuk yang
lama yang disertai dengan Dahak. Kalau gini, buru-buru periksa untuk
pastikan," tutupnya.






0 komentar:
Posting Komentar