follow me..


   

Selasa, 24 September 2019

Meski Sudah Diguyur Hujan Kabut Asap di Pontianak Masih Terlihat



Google.com

Pada Selasa (24/9/2019) pagi si dajalan Kota Pontianak masih terlihat kabur asap, Meskipun sehari sebelumnya di daerah tersebut sempat diguyur hujan saat pagi hari dan sore hari. "Kabut masih ada. Padahal kemarin sudah ada hujan," kata salah satu warga Pontianak, Romi di Pontianak, Selasa (24/9).

Ia menyebutkan kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut karena memang Kota Pontianak dapat kiriman kabut asap dari luar.

"Kalau sumber asapnya tidak kena hujan tentu asapnya masih ada. Kita masih mendapat kiriman. Pontianak informasinya tidak ada kebakaran hutan atau lahan. Kalau ada pun pasti kecil dan dapat dikendalikan," ujarnya.

Ia berharap hujan terus turun dan menyeluruh di Kalbar. Sehingga kabut asap memang hilang secara permanen."Semoga hujan turun lebat hari ini dan besok-besoknya terutama di daerah sumber asap," harapnya

Sementara itu, warga Pontianak Timur, Ida menyebutkan bahwa hari ini anaknya di sekolah TK sudah masuk. Hal itu melihat kondisi cuaca di Pontianak kemarin sudah baik karena hujan lebat."Semalam dapat informasi dari grup whatsapp sekolah anak-anak masuk. Namun pagi ini ternyata kabut asap mulai lagi pekat dan bau asap terasa," ucap dia.

Ia berharap jika kabut asap masih pekat, maka pihak dinas pendidikan bisa segara kembali meliburkan.

"Kalau kabut asap pekat, harusnya libur. Kasihan dengan anak-anak. Semoga kabut asap segera hilang dan hujan lebat mengguyur sumber kebakaran," tuturnya dengan penuh harap.

Satu hari sebelumnya, Prakirawan Cuaca BMKG Supadio Dina mengimbau masyarakat KalimantanBarat untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang disertai petir hingga beberapa hari ke depan. "Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio, potensi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat dan disertai petir masih terus terjadi hingga tanggal 25 September 2019. Kondisi ini dikarenakan sudah terdapat gumpalan awan yang berpotensi hujan," ujar Dina.

Ia juga menjelaskan pasca kemarau panjang yang diselimuti kabut asap pekat yang terjadi di wilayah Kalbar, saat ini hingga beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat sudah mulai terjadi hampir merata di wilayah Kalbar pada Senin dini hari tadi sekitar pukul 01.00 hingga 02.30 WIB. "Kondisi ini juga setidaknya dapat mengurangi bencana kabut asap yang sudah terjadi kurang lebih 2 bulan terakhir ini," tandasnya. 




sumber: Akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar