![]() |
| Google.com |
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Apani
Saharudin, membenarkan adanya korban Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut
(ISPA) akibat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kendati
demikian, Apani tidak dapat merinci berapa korban ISPA yang ada di wilayahnya."Kalau
ISPA jumlah detailnya saya enggak hapal. Tetapi ada beberapa di Kabupaten
Tanjung Jabung Timur, Muara Jambi, Kota Jambi," ungkapnya di Jakarta
Pusat, Senin (23/9/2019).
Menurut
Apani, ketiga wilayah itulah yang sesungguhnya memiliki dampak yang besar
terhadap karhutla ini."Kemudian
juga konsentrasi penduduk sesungguhnya di kota Jambi, walaupun hotspotnya nggak
ada di Kota Jambi, tetapi itu Kabupaten Muara Jambi, Kabupaten Tanjung Timur,
Kabupaten Batanghari, itu berada di sekeliling dan dekat dengan Kota
Jambi," ujarnya.
Sehingga,
Apani mengatakan, ketiga wilayah itulah yang paling merasakan dampak besar atas
peristiwa karhutla dan membuat sejumlah masyarakat mengalami ISPA.
Sebagai
bentuk perhatian pemerintah terhadap korban ISPA, Apani menyampaikan bahwa
Pemprov Jambi menginstruksikan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk
memberikan pengobatakan gratis terhadap korban ISPA itu.
"Pemerintah
Provinsi Jambi memberikan imbauan kepada para Bupati, Wali Kota, untuk
nengimbau kepada tempat pelayanan masyarakat kesehatan terutama milik
pemerintah, Rumah Sakit atau Puskesmas untuk membebaskan seluruh biaya-biaya
terhadap warga kita yang mungkin menderita
sakit dampak dari asap," katanya.
Sebelumnya
diberitakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan ada
919.516 orang yang menderita ISPA karena karhutla. Jumlah itu tersebar di enam
provinsi, yaitu Riau, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Kalimantan Barat
(Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Totalnya
900 ribu, total penderita ISPA yang catatan Kemenkes. Ini catatan Kementerian
Kesehatan, kemudian kita sajikan," kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Data
Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin
(23/9/2019).
Secara
rinci, Agus memaparkan sebanyak 275.793 orang penderita ISPA berada di Riau,
63.554 orang di Jambi, 291.807 orang di Sumsel, 180.695 orang di Kalbar, 40.374
orang di Kalsel dan 67.293 orang di Kalteng.
sumber: Akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar