Ini lah yang sedang terjadi, salah satu Sekolah Menengah Atas
(SMA) di kota Shangqiu, Provinsi Henan, China. Hampir Semua siswa kaget
lantaran hilangnya semua kursi di kantin secara misterius. Hal itu pun memaksa mereka harus makan dengan
berdiri, salah satu cara ini ternyata untuk membuat siswa lebih sedikit
menghabiskan waktu untuk makan dan mengobrol dikantin.
“Kami akan menetapkan titik tempat makan siang
bagi tiap siswa untuk makan sambil berdiri. Rata-rata, mereka hanya boleh makan
selama 10 menit,” pegawai sekolah menyatakan dalam sebuah video yang viral di
sosial media China dikutip dari Odditycentral, Senin (10/9).
Kebijakan sekolah
ini diduga terinspirasi dari aturan draconian dari ‘gaokao factory’, SMA papan
atas China yang dikenal menerapkan metode gaya militeristik sebagai teknik
pendisiplinan siswanya. Aturan tersebut ditujukan untuk menyiapkan siswa Gaokao
memasuki ujian masuk kampus elit di China yang sulit.
Niat sekolah
sebenarnya baik, agar siswa termotivasi untuk makan lebih cepat dan mengalokasikan
waktu lebih banyak untuk belajar. Kebijakan tersebut juga mengejutkan para
siswa yang baru mengetahui raibnya kursi-kursi kantin saat kembali sekolah dari
libur musim panas.
Juru bicara
sekolah menyatakan bahwa pihak sekolah juga berencana menetapkan titik berdiri
bagi setiap siswa sehingga tak ada lagi hal yang membuat siswa berlama-lama di
kantin.
Beberapa sekolah
elit memulai kelasnya pada pukul 5.30 pagi setiap hari, tidak hanya itu
bebearapa sekolah memasang tank perang sungguhan di depan sekolah untuk
memotivasi siswanya. Menariknya, salah satu siswa gaokao factories berkomentar
bahwa meski jadwal belajar mereka sangat berat, mereka justru punya kursi di
kantin sekolah.
Kebijakan semacam
ini dipandang aneh, bahkan menuai kritik. Sebab meniadakan kursi kantin tidak
akan berpengaruh pada performa belajar siswa sama sekali, namun justru akan
menimbulkan kebiasaan makan yang buruk.
Sumber;akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar