follow me..


   

Senin, 10 September 2018

Mahasiswa Cina; Kursi kantin Mengilang





Ini lah yang sedang  terjadi, salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Shangqiu, Provinsi Henan, China. Hampir Semua siswa kaget lantaran hilangnya semua kursi di kantin secara misterius.  Hal itu pun memaksa mereka harus makan dengan berdiri, salah satu cara ini ternyata untuk membuat siswa lebih sedikit menghabiskan waktu untuk makan dan mengobrol dikantin.



 “Kami akan menetapkan titik tempat makan siang bagi tiap siswa untuk makan sambil berdiri. Rata-rata, mereka hanya boleh makan selama 10 menit,” pegawai sekolah menyatakan dalam sebuah video yang viral di sosial media China dikutip dari Odditycentral, Senin (10/9).



Kebijakan sekolah ini diduga terinspirasi dari aturan draconian dari ‘gaokao factory’, SMA papan atas China yang dikenal menerapkan metode gaya militeristik sebagai teknik pendisiplinan siswanya. Aturan tersebut ditujukan untuk menyiapkan siswa Gaokao memasuki ujian masuk kampus elit di China yang sulit.

Niat sekolah sebenarnya baik, agar siswa termotivasi untuk makan lebih cepat dan mengalokasikan waktu lebih banyak untuk belajar. Kebijakan tersebut juga mengejutkan para siswa yang baru mengetahui raibnya kursi-kursi kantin saat kembali sekolah dari libur musim panas.

Juru bicara sekolah menyatakan bahwa pihak sekolah juga berencana menetapkan titik berdiri bagi setiap siswa sehingga tak ada lagi hal yang membuat siswa berlama-lama di kantin.

Beberapa sekolah elit memulai kelasnya pada pukul 5.30 pagi setiap hari, tidak hanya itu bebearapa sekolah memasang tank perang sungguhan di depan sekolah untuk memotivasi siswanya. Menariknya, salah satu siswa gaokao factories berkomentar bahwa meski jadwal belajar mereka sangat berat, mereka justru punya kursi di kantin sekolah.

Kebijakan semacam ini dipandang aneh, bahkan menuai kritik. Sebab meniadakan kursi kantin tidak akan berpengaruh pada performa belajar siswa sama sekali, namun justru akan menimbulkan kebiasaan makan yang buruk.


Sumber;akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar