![]() |
Sumber: Google.com
|
seluruh Siswa/siswi SMP Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi
Gorontalo berhasi mengikuti simulasi bencana alam, gempa bumi yang di selenggarakan oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Kepala
Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gorontalo, Yusuf Tomayahu,
mengatakan kegiatan simulasi tersebut merupakan bagian dari program Sekolah
Siaga Bencana.
"Kegiatan
ini bertujuan untuk agar nantinya mereka sudah siap jika bencana terjadi, kita
menjelaskan kepada mereka hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat terjadi
bencana serta bagaimana cara melakukan evakuasi, menyelamatkan diri," ujar
Yusuf, di Gorontalo, Minggu (21/7/2019)
ia menjelaskan, jika sebelum simulasi dilakukan pihaknya memberikan materi kepada
para siswa serta menjelaskan tentang bencana apa saja yang sering terjadi di
Kabupaten Gorontalo.
"Dilihat
dari kondisi daerah, kita ini terletak di bagian patahan, jadi hal itu yang
menjadi dasar kita untuk memberikan penjelasan tentang bencana apa saja yang
perlu diketahui oleh mereka agar nantinya mereka bisa paham tentang cara
menyelamatkan diri," kata dia.
Sebelumnya,
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku mengatakan Sekolah
Siaga Bencana adalah program berbasis sekolah dalam rangka membangun
kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana di Indonesia.
"Sekolah
Siaga Bencana ini bertujuan untuk menggugah kesadaran seluruh unsur yang ada,
baik individu maupun kolektif di sekolah dan lingkungannya agar memahami dan
siap menghadapi bencana yang mungkin saja terjadi," ujarnya.
Ia
menjelaskan, jika program tersebut dicanangkan secara nasional Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait tingginya frekuensi bencana dan banyaknya
potensi bencana di Indonesia.
sumber: akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar