follow me..


   

Kamis, 18 Juli 2019

Tujuh Sumber Air di Semarang Mati, Akibat Bangunan

Google.com


Menumpuknya pembangunan perumahan, tujuh dari sembilan sumber air di Dusun Wates, Kecamatan Ngalian, Semarang, mati. Ketua perhimpunan petani Tok Songo, Son Haji, mengatakan dampak kehilangan mata air sudah dirasakan warga.

Dia khawatir jika terus menerus terjadi pembangunan perumahan, semua mata air hilang.

"Sebenarnya, adanya sumber mata air saat ini sudah cukup menghidupi persawahan di daerah Wates. Namun yang kita khawatirkan jika sumber mata air itu mati, bagaimana dengan nasib kita para petani?," keluh Son Haji, Kamis (18/7/2019).

Dusun Wates dulu lumbung padi di Kecamatan Ngalian, 99 persen warganya petani kala itu. Nama Tok Songo juga diambil dari sejarah desa. Tetapi sekarang jumlah petani menurun karena generasi muda tak mau meneruskannya. Jika dihitung, hanya ada sekitar lima anak muda yang tertarik menjadi petani.

"Dari anggota petani Tok Songo yang berjumlah sekitar 70 orang, anak-anak muda yang ikut bisa dihitung jari," katanya.Menurutnya anak-anak muda sekarang lebih memilih kerja di pabrik daripada menjadi petani. Mereka merasa penghasilan kerja di pabrik lebih besar. 

sumber: akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar