follow me..


   

Selasa, 30 April 2019

Lanjutkan Proses Penyidikan, KPK Geledah Gedung Kementerian Perdagangan

sumber: Google.com

Kantor Menteri Perdagangan di geledah oleh Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Enggartiasto Lukita. Penggeledahan ini guna mengungkap buntut dari kasus dugaan suap yang menyeret anggota Komisi VI DPR dari Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

“ KPK melakukan kegiatan penggeledahan di Kantor Kementerian Perdagangan di ruang Kementerian Perdagangan RI sejak pagi ini,” ucap KPK Juru Bicara , Febri Diansyah, Senin (29/4/2019).

Menurut Febri, penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengembangan yang dilakukan penyidik ​​dalam kasus yang diduga suap tersangka Bowo. Penggeladahan ini masih berlangsung sampai dengan saat ini. "Penggeledahan masih berlangsung," tandas Febri.

Sebelumya, Bowo menerima suap dari Manajer Pemasaran Humpuss, Asty Winasti, sebesar Rp89,4 juta, Rp221 juta dan 85.130 dolar AS.

Suap ini diberikan melalui rekan Bowo Pangarso, Indung. Bowo, Asty, dan Indung sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK .

Dalam kasus Suap itu bertujuan agar Bowo Pangarso mempengaruhi PT Pupuk Indonesia Logistik agar menyediakan pekerjaan distribusi pupuk. Pekerjaan itu, sebelumnya sudah pernah dikerjakan PT Humpuss, tapi masa kerja samanya sudah berakhir.

Kesepakatan antara PT Pupuk Indonesia Logistik dan PT Humpuss untuk distribusi pupuk kemudian kembali terjalin. Tepatnya, setelah ada penandatanganan MoU pada 26 Februari 2019.Suap diberikan agar Pupuk Indonesia menggunakan jasa PT Humpuss Transportasi Kimia untuk diberikan pupuk.

Pada saat penangkapan Bowo, KPK menemukan uang total Rp8 miliar dalam 400 ribu amplop yang dibungkus 84 kardus.Uang itu terdiri dari pecahan Rp20 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu. KPK membelanjakan uang itu akan dikenakan Bowo Pangarso untuk 'serangan fajar' dalam Pemilu 2019 kemarin.

sumber :akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar