![]() |
| Google.com |
Berkunjung ke daerah bogor memang sangat disayang kan jka tidak
menyicipi jajanan khas bogor, Banyak sekali jajanan yang menjadi khas di kota hujan
ini, salah satunya Soto khas Bogor yang sangat khas di kota ini.
Para pedagang
jajanan khas kota ini ternyata sedikit mengeluhkan penurunan omset penjualan, penjualan jajanan berkuah
mie kuning ini ternyata menurun dari tahun sebelumnya.
"Banyakan
tahun kemarin, tahun ini omset turun setengahnya," ucap Rian salah satu
penjual Soto khas Bogor di kawasan Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/5).
Pria 35
tahun ini membeberkan omset yang didapat tahun lalu, satu hari bisa mencapai
Rp4-5 juta, sementara di tahun ini hanya Rp2 juta.
Sepinya
pelangga, ia mengaku sudah terjadi saat sebelum lebaran sampai saat ini.
"Biasanya
satu hari Rp4-5 juta, sekarang hanya Rp2 juta," lanjutnya.
Untuk harga
perporsi yang ditawarkan memang berbeda dari hari biasanya, saat libur lebaran
harga yang dipatok Rp20 ribu, sedangkan di hari biasa hanya Rp18 ribu. Walaupun
naik bukan menjadi alasan turunnya omset.
Rian juga
menjelaskan bahwa kenaikan harga per satu mangkuk mie soto nya itu di karnakan
harga sewa tempat nya juga naik. naik, tapi bukan karena harganya naik jadi
sepi.
sumber: akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar