follow me..


   

Jumat, 02 November 2018

Kisah Tragis Gara-Gara Handphone, Dua Sekawan ini Saling Tikam


 
sumeber:  Google
Pria ini Adalah Rian yang menjadi  yang menjadi korban  tikam temannya sendiri yang bernama Pramono. Rian hampir  saja meregang nyawa jika aksi yang di lakukan Pramono hendak menebas lehernya menggunakan celurit tidak dihentikan warga.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Purwadi mengaku, dalam insiden ini ada dua versi cerita yang berbeda yaitu dari korban dan pelaku.
"Kalau versi korban, pelaku tidak terima korban menengahi masalah antara pelaku (Pramono) dengan saksi Rian," ucap dia Rabu (31/10).


Ia menjelaskan, karena tidak senang masalah gadai hp diikut campuri oleh korban, pelaku kesal dan terjadi baku hantam satu lawan satu.
"Kemudian, keesokan harinya si korban saat itu lagi duduk di jembatan Galur didatangi pelaku yang membawa celurit dan bersama temannya yang bawa pedang langsung aniaya korban hingga luka dibagian kepala dan pinggang," tutur dia.


Namun, cerita dari pelaku karena dirinya tidak terima Riyan menipu rekannya bernama Roy sebesar RP. 800.000 untuk menebus hpnya yang ada dipelaku.
"Jadi si Riyan ini yang terima uang gadai, si Roy nangih ke pelaku 'mana hp gue, gue udah bayar ke Riyan'," ujar dia.

Merasa tak terima karena dibohongi, pelaku mencari korban di jembatan Galur. Tapi, sesampai di sana, pelaku dipukuli oleh korban dan rekannya bernama Kayong hingga mengalami luka robek di jari tengah akibat menangkis badik.


"Karena dendam, pelaku datangi korban seorang diri yang sedang bersama kawan. Dia bawa celurit langsung aniaya korban kearah kepala dan lengan kanan korban berkali-kali hingga korban berdarah dan pelaku buang celurit tersebut di tempat kejadian," tukas dia.

Atas kejadian ini, pihaknya masih mendalami dan mencari sejumlah saksi guna memastikan kronologis sebenarnya.



 sumber: akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar