![]() |
| Google.com |
Anda akan melihat peringatan jika konten yang ingin
diakses berbahaya atau berisi penipuan. Situs ini sering disebut situs
"phishing" atau "malware".
Deteksi phishing dan malware diaktifkan secara default.
Saat diaktifkan, Anda mungkin melihat pesan berikut. Jika melihat salah satu
pesan ini, sebaiknya Anda tidak membuka situs tersebut.
- · Situs yang akan dibuka berisi malware: Situs yang akan dibuka dapat mencoba menginstal software berbahaya, yang disebut malware, di komputer Anda.
- · Situs berisi penipuan: Situs yang akan dibuka mungkin adalah situs phishing.
- · Situs yang akan dibuka berisi program berbahaya: Situs yang akan dibuka dapat mencoba mengelabui Anda agar menginstal program yang membahayakan saat Anda mengakses internet.
·
Halaman ini mencoba memuat skrip dari sumber
yang tidak diautentikasi: Situs yang akan Anda buka tidak aman.
Beberapa situs berbahaya ternyata memanfaatkan pengguna
yang melakukan salah ketik alamat situs. Ketika pengguna merasa telah mengetik
alamat situs secara benar, tapi nyatanya ada kesalahan kecil di penulisannya
maka celah untuk terhubung ke situs negatif terbuka.
Dilansir dari ZDNet, Jumat (1/2) Chrome dilaporkan segera
menghadirkan fitur untuk mencegah hal tersebut. Fitur akan memungkinkan memberi
peringatan kepada pengguna ketika mereka mencoba mengakses sebuah situs yang
diketik secara manual.
Secara otomatis, fitur tersebut akan memperbaiki nama
alamat situs yang telah diketik pengguna jika terdeteksi adanya kesalahan
penulisan. Selain itu, ketika pengguna sudah menulis URL dengan benar namun
jarang dikunjungi atau baru pertama diakses, fitur akan menanyakan pengguna
apakah mereka benar-benar akan mengaksesnya.
Hadirnya fitur ini diharapkan ini dapat membantu pengguna
untuk menghindari situs yang berbahaya akibat salah penulisan URL. Namun, fitur
ini masih dalam tahap uji coba dan harus menunggu sedikit lebih lama sebelum
tersedia dalam versi Chrome stabil.
sumber: Akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar