| Google.com |
Kisah tragis menimpa dua warga negara Indonesia ( WNI )
di Malaysia. Keduanya ditemukan dalam keadaan tubuh sudah dimutilasi.
Sekretaris National Central Bureau Interpol Divisi
Hubungan Internasional Kepolisian RI Brigadir Jenderal Napoleon Bonaparte mengatakan
Polisi Diraja Malaysia masih mencari potongan tubuh dua korban mutilasi,
Nuryanto (lelaki) dan Ai Munawaroh (perempuan).
Nuryanto merupakan bos bisnis
tekstil asal Bandung, Jawa Barat, sedangkan Ai Munawaroh adalah stafnya.
"Laki-laki itu body ada, kepala tidak ada, tangan
dua-duanya ada, paha kiri ada, paha kanan tak ada. Kalau yang perempuan body
lengkap tanpa kepala," kata Napoleon Bonaparte di Markas Besar Polri,
Jakarta Selatan.
Napoleon Bonaparte menduga sisa potongan tubuh korban
diletakkan di tempat tersembunyi oleh para pelaku.
Dengan kondisi potongan tubuh yang belum ditemukan,
termasuk kepala, diperkirakan pasti ditempat lain itu pasti disimpan,"
kata dia.
Polisi Diraja Malaysia masih menyusuri kawasan sekitar
Sungai Buloh, Selangor, tempat penempuan jasad.
"PDRM sudah berupaya keras untuk mencari di
sepanjang sungai," ujar dia.
Polri siap mengirimkan tim khusus untuk membantu
pengungkapan kasus mutilasi itu. "Kami sudah tawarkan diri, tapi PDRM
bilang dia akan mencoba mencari dulu," kata Napoleon.






0 komentar:
Posting Komentar