![]() |
| Sumber: Google |
Sering terdengar anak yang biasanya penurut, tiba-tiba
berubah menjadi lebih ceriwis dan menjawab dilihat saat menjawab orang tua. banyak
juga Remaja yang mengalami perselisihan
dengan keluarga. Tetapi, hal tersebut bisa dianggap wajar saja, selama tidak
berdampak negatif bagi si anak dan keluarga.
Masa remaja
merupakan masa dimana anak mulai mencari jati dari dan pengalaman baru dari
berbagai macam hal. Tapi, Seperti dikatakan oleh Psikolog Anak dan Pernikahan,
Nadya Pramesrani. Banyaknya remaja yang suka berselisih dengan orangtua itu
disebabkan karena remaja tersebut sudah beralih ke teman-temannya.
Dengan sering banyaknya berinteraksi di luar bersama
temannya, mereka mulai mencerna pelajaran dari yang didapatnya di lingkungan
sosial mereka.
Faktor terbesar yang mempengaruhi remaja adalah fase otak
remaja yang sedang meningkat pemangkasan jaringan otak yang tidak terpakai, dan
menguatkan jaringan yang tidak terpangkas.
Hanya saja, fase pemangkasan ini
berlangsung dari otak bagian belakang, baru lalu ke otak bagian depan.
Sementara itu, bagian
prefrontal cortex yang mengatur
kemampuan otak menganalisa bagian dari setiap tindakan, bergantung pada bagian
otak yang paling akhir matangnya.
Selama proses
menuju matang, maka otak remaja matang pada
Amygdala Dimana ia dipercayai
merupakan bagian dari otak yang terlibat dalam melakukan dan ingatan terhadap
reaksi, dorongan impuls, agresi, untuk membuat keputusan dan menyelesaikan
masalah.
Itu sebabnya
remaja akan perlu untuk membantah dan mendebat, karena mereka masih meraba-raba
dan belajar dari setiap tindakannya
"Artinya mereka terekspos dengan banyak hal yang
berbeda, dengan kemampuan pikir remaja yang punya tahap perkembangan ketika
mereka menemui perbedaan itu, belum tentu porses asimilasinya lancar. Antara
value yang sudah punya di rumah dengan saya lihat di teman-teman saya. Itulah
mengapa sering terjadi perselisihan dan pertengkaran atau perbedaan paham
antara orangtua dan anak," bebernya.
Lantas, apa yang perlu dilakukan orangtua?
Menurutnya, hal yang harus dilakukan yakni dengan lebih
melekatkan lagi hubungan antar anak dan orangtua.
sumber: akurat.co







0 komentar:
Posting Komentar