Guna menyelesaikan brbagai masalah peretas mengeksploitasi
browser Chrome, Google mengumumkan rilis pembaruan terbaru untuk semua platform
Chrome yang sudah tersedua mulai 1 Maret.
Melansir Times Now, Selasa (12/3), raksasa teknologi itu
menyarankan pengguna untuk memperbarui browser Chrome mereka ke versi
72.0.3626.121 atau lebih baru untuk memastikan browser aman dari peretas.
Meskipun tidak banyak yang diketahui tentang ancaman yang
disebut CVE-2019-5786, Google meminta pengguna untuk serius menanggapinya
dengan segera memperbarui.
Pengguna Google Chrome akan secara otomatis menerima
pembaruan. Namun, jika pengguna ingin memperbaruinya secara manual, mereka
dapat menuju ke tiga titik yang tersedia di sudut kanan atas, lalu ketuk
‘bantuan’ dan arahkan ke ‘Tentang Chrome’.
Opsi tersebut akan memberi tahu pengguna apakah browser mereka
telah diperbarui atau belum. Jika belum, browser akan meminta pengguna
me-restart perangkat untuk kemudian memperbaruinya ke versi terbaru.
Ancaman keamanan ini dilaporkan tidak hanya menyerang browser
Google Chrome, sistem operasi Micorosoft Windows juga disebutkan terkena
dampak.
Jadi, jika pengguna menjadikan Chrome sebagai browser default
mereka dan menggunakan Microsoft Windows maka segeralah perbarui ke versi yang telah disarankan. Jika ingin
terselamatkan dari gangguan peretas akun
Google anda.
sumber: akurat.co
:max_bytes(150000):strip_icc()/google_chrome-56a4010f5f9b58b7d0d4e6d9.jpg)






0 komentar:
Posting Komentar