follow me..


   

Rabu, 06 Maret 2019

Hati- hati Anak Terkena Obesitas, Yuk Kenali Gejalanya


 
Google.com
Obesitas atau kelebihan berat badan pada anak memiliki dampak negatif bagi kesehatannya, baik di masa sekarang atau di masa yang akan datang.
Obesitas pada anak sama seperti obesitas orang dewasa. Sepuluh persen faktor genetik, dan 90 persen faktor Lingkungan.

Faktor Lingkungan memang berkontribusi besar, seperti salah satunya cara pemberian makan pada anak yang lebih banyak menjadi perhatian.

Banyak penelitian yang membuktikan tentang obesitas pada masa anak-anak yang terkait dengan obesitas pada masa dewasa. Namun, Damayanti menyetujui, masalah kesehatan pada anak tidak perlu menunggu sampai ia dewasa.

Obesitas pada anak yang terkena dampaknya bisa langsung seperti sleep apnea, kolestrol tinggi, hipertensi, kerusakan hati dan paru-paru rusak, gangguan pernafasan, dan masih banyak lagi.


1. Badan Besar Tidak Sesuai Umur




Biasanya anak yang mengalami obesitas akan terlihat lebih besar dan gemuk, ukuran tubuh ini tidak sesuai dengan usia yang mereka miliki. Segera konsultasikan pada dokter jika Si Kecil memiliki tubuh yang gemuk dan besar untuk memastikan apakah ia mengalami obesitas atau bukan.



2. Lebih dari Ukuran Normal



Jika Si Kecil mengalami kenaikan berat badan secara signifikan dalam kurun waktu 3 bulan dan kenaikannya melebihi berat badan normal pada balita, maka dapat dikatakan anak Anda mengalami obesitas.



3. Lipatan Tubuh




Tidak hanya dilihat dari berat badan, obesitas pada anak juga dapat dilihat melalui kondisi fisik secara lebih spesifik lagi. Contohnya adalah terdapat lipatan di beberapa bagian tubuh seperti di bagian dagu dan perut, pipi terlihat tembem, dan leher terlihat pendek.



4. Alat Kelamin Kecil


Pada anak laki-laki yang obesitas, akan terlihat bagian dada yang lebih besar, serta alat kelamin yang akan terlihat lebih kecil jika dibandingkan dengan anak laki-laki dengan berat badan normal. Hal ini disebabkan karena penumpukan lemak di area alat kelamin yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan alat kelamin.



Agar Si Kecil dapat terhindar dari obesitas, perhatikan dan jaga selalu pola makan dan pola hidup mereka ya, Anda dapat melakukannya dengan memberikan makanan yang bergizi dalam porsi yang cukup.



smber:akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar