Obesitas atau kelebihan berat badan pada anak memiliki dampak
negatif bagi kesehatannya, baik di masa sekarang atau di masa yang akan datang.
Obesitas pada anak sama seperti obesitas orang dewasa. Sepuluh
persen faktor genetik, dan 90 persen faktor Lingkungan.
Faktor Lingkungan memang berkontribusi besar, seperti salah
satunya cara pemberian makan pada anak yang lebih banyak menjadi perhatian.
Banyak penelitian yang membuktikan tentang obesitas pada masa
anak-anak yang terkait dengan obesitas pada masa dewasa. Namun, Damayanti
menyetujui, masalah kesehatan pada anak tidak perlu menunggu sampai ia dewasa.
Obesitas pada anak yang terkena dampaknya bisa langsung
seperti sleep apnea, kolestrol tinggi, hipertensi, kerusakan hati dan
paru-paru rusak, gangguan pernafasan, dan masih banyak lagi.
1. Badan Besar Tidak Sesuai Umur
Biasanya anak yang mengalami obesitas akan terlihat lebih
besar dan gemuk, ukuran tubuh ini tidak sesuai dengan usia yang mereka miliki.
Segera konsultasikan pada dokter jika Si Kecil memiliki tubuh yang gemuk dan
besar untuk memastikan apakah ia mengalami obesitas atau bukan.
2. Lebih dari Ukuran Normal
Jika Si Kecil mengalami kenaikan berat badan secara signifikan
dalam kurun waktu 3 bulan dan kenaikannya melebihi berat badan normal pada
balita, maka dapat dikatakan anak Anda mengalami obesitas.
3. Lipatan Tubuh
Tidak hanya dilihat dari berat badan, obesitas pada anak juga
dapat dilihat melalui kondisi fisik secara lebih spesifik lagi. Contohnya
adalah terdapat lipatan di beberapa bagian tubuh seperti di bagian dagu dan
perut, pipi terlihat tembem, dan leher terlihat pendek.
4. Alat Kelamin Kecil
Pada anak laki-laki yang obesitas, akan terlihat bagian dada
yang lebih besar, serta alat kelamin yang akan terlihat lebih kecil jika
dibandingkan dengan anak laki-laki dengan berat badan normal. Hal ini
disebabkan karena penumpukan lemak di area alat kelamin yang menyebabkan
terhambatnya pertumbuhan alat kelamin.
Agar Si Kecil dapat terhindar dari obesitas, perhatikan dan
jaga selalu pola makan dan pola hidup mereka ya, Anda dapat melakukannya
dengan memberikan makanan yang bergizi dalam porsi yang cukup.
smber:akurat.co









0 komentar:
Posting Komentar