follow me..


   

Jumat, 15 Maret 2019

Keramik Indonesia Berpeluang Berpasar di Negara Australia.

Google.com

Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, keramik yang berhasil diproduksi Indonesia berpeluang  untuk masuk ke negara Australia.
Setelah melakukang penandatanganan Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement antara  dua negara Indonesia dan Australia (IA-CEPA).

Menurut Airlangga  ini adalah kesempatan bagi negara bumi pertiwi untuk bisa menjual produk ke negara luar. Ia juga menuturkan, pasar Australia yang terbuka setelah kerja sama dengan Indonesia itu memungkinkan industri berkapasitas besar seperti keramik bisa mengambil peluang.

"Ini kesempatan bagi Indonesia untuk memanfaatkan ini (IA-CEPA). Dulu produk atap, ubin, porselen dan bata (impor) dari Australia, sekarang saatnya reverse (berbalik), kita yang suplai ke sana, karena industri mereka sebagian besar juga sudah pindah ke Asia," kata Airlangga dalam pameran Keramika 2019 di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis (14/3/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengakui industri keramik tidak akan menyia-nyiakan peluang ekspor ke Negeri Kangguru.

Edy menyebut Australia merupakan pasar baru baru industri keramik Indonesia lantaran selama ini pasokannya dipenuhi dari Malaysia dan China.

"Tapi, secara geografis kita lebih dekat kan (dengan Australia). Ini jadi sasaran dan target anggota Asaki bahwa ada pasar baru yaitu Australia,"


sumber: akurat.co

0 komentar:

Posting Komentar